Connect With Us

Napi Narkoba Kabur dari Lapas Tangerang, Ini Jejak Rekam Kasusnya

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 18 September 2020 | 20:00

Potret Cai Changpan alias Cai Ji Fan, napi yang berhasil kabur dari Lapas Kelas I Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Cai Changpan alias Cai Ji Fan berhasil kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada Senin (14/9/2020). Napi ini kabur diduga melalui jalur tikus dengan cara menggali lubang yang terhubung dengan gorong-gorong. 

Pria berusia 53 tahun ini dipenjara karena terlibat kasus narkoba. Warga negara China ini divonis hukuman mati oleh Pengadilan Tinggi (PT) Banten karena terbukti menyelundupkan dan mengedarkan 110 kg sabu di Banten.

Kasusnya berawal ketika aparat mengungkap peredaran 20 kg sabu dan menangkap Cai Ji Fan pada Oktober 2016. Aparat kepolisian lalu menyasar sebuah pabrik ban vulkanisir di Kabupaten Lebak.

Ketika menggeledah pabrik itu, polisi mendapati lima pompa yang mencurigakan. Setelah dibongkar, dua di antaranya berisi sabu sebesar 90 kg. Sehingga dari penangkapan ini total berat sabu yang disita aparat seberat 110 kg.

Cai Ji Fan pun menjalani persidangan. Pada 19 Juli 2017, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang menjatuhkan hukuman mati kepada Cai Ji Fan. Mendapati vonis mati, Cai Ji Fan mengajukan banding tapi sia-sia.

Lalu, pada Jumat (18/9/2020), kabar tentang Cai Ji Fan viral di media massa. Dia kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada Senin (14/9/2020) diduga melalui gorong-gorong. 

Kementerian Hukum dan HAM saat ini masih menyelidiki kasus kaburnya Cai Ji Fan. "Ya, benar. Memang ada napi yang kabur," ujar Kalapas Kelas I Tangerang Jumadi, Jumat (18/9/2020).

Jumadi menegaskan kaburnya napi ini tidak  melibatkan sipir atau petugas lapas. "Sejauh ini saya memastikan tidak ada dugaan sipir yang ikut. Jadi saya pastikan tidak ada petugas yang terlibat," jelas Jumadi.(RMI/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill