Connect With Us

Penderita AIDS Kota Tangerang Ingin Bermanfaat bagi Sesama

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 Desember 2020 | 16:50

Marlina Puspita Sari, penderita AIDS sejak 2009, Kota Tangerang, Rabu (2/12/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Marlina Puspita Sari, warga Kota Tangerang divonis menderita AIDS sejak 2009, tetapi tidak membuatnya berkecil hati. 

Perempuan ini terus berupaya tegar dan bangkit dari keterpurukan yang akhirnya kini dirinya menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama. 

Keterpurukan saat itu ditambah ketika ditinggal suami yang mengalami hal serupa pada 2012 silam. 

Tidak ingin terus tenggelam dalam kesedihan perlahan Lina sapaan akrabnya mulai aktif di komunitas dan yayasan yang berkecimpung dalam penangangan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). 

“Saat ini aku aktif di yayasan Kotex Mandiri dan sebagai pendamping bagi pasien baru. Biasanya aku bertugas di rumah sakit umum daerah Kabupaten Tangerang," ujar perempuan yang telah memiliki tiga anak ini, Rabu (2/12/2020). 

Dalam kesehariannya perempuan yang telah berusia 41 tahun ini membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. 

Biasanya setelah melakukan pendampingan hingga sore hari dirinya pulang untuk berkumpul dengan tiga buah hatinya yang beranjak remaja. 

“Ya kalau lagi kumpul biasanya kami bisa main tik tok bareng,” katanya tertawa. 

Meski harus mengkonsumsi obat-obatan setiap harinya, Lina tetap tampil energik  ketika melakukan pendampingan kepada pasien baru atau lama. 

Cerita menjadi seorang pendamping ia kisahkan dimana dirinya harus betul-betul bisa memberikan penjelasan yang baik.  Sehingga pasien baru tidak panik belebihan dalam mengkonsumsi obat. 

Marlina Puspita Sari, penderita AIDS sejak 2009 saat menkonsumsi obat, Kota Tangerang, Rabu (2/12/2020).

Selain itu, sambung Lina, tak jarang ia mendapati pasien yang sulit untuk berdisiplin dalam menjalakan pengobatan sehingga kondisinya semakin memburuk. 

Bahkan, ia merasa sedih ketika pasien barunya adalah seorang remaja yang dinilainya masih memiliki perjalanan panjang. 

“Ada dulu aku pernah mendampingi seorang perempuan. Belum lama ini aku mendampingi seorang remaja yang ternyata dia adalah anaknya dari perempuan itu, rasanya gimana gitu,” ucapnya. 

Perempuan yang memiliki hoby berolahraga sepeda ini berharap kedepan perannya sebagai tenaga pendamping bisa diperhatikan oleh pemerintah. 

Selain itu hak-haknya dalam mengakses kesehatan juga menjadi perhatian khusus sehingga tidak ada stigma negatif yang muncul. 

“Saat ini kami hanya ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. (RED/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill