Kondisinya Rusak, Empat Halte Bus Tayo Tangerang Diperbaiki
Senin, 28 September 2026 | 20:53
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) memberikan bantuan ke ribuan anak yatim piatu dalam rangka menyambut peringatan HUT Kota Tangerang ke-28.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut mengharapkan agar masyarakat dapat turut serta dalam membantu anak-anak yatim yang tidak mampu di Kota Tangerang.
"Bantuan diberikan bagi anak yatim, baik yang tinggal di panti maupun yang tinggal di lingkungan," terang Arief dalam acara yang berlangsung di Yayasan Insan Mandiri, Kelurahan Paninggilan, Ciledug, Selasa (9/2/2021).
Dalam bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) ini juga diberikan sertifikat bagi masyarakat yang telah graduasi dari keluarga penerima manfaat.

"Sebagian ada yang graduasi secara mandiri dari PKH," jelasnya.
Kepala Dinsos Kota Tangerang Suli Rosadi menambahkan acara pemberian bantuan bagi anak yatim dilakukan secara serentak di 13 kecamatan se-Kota Tangerang kepada sebanyak 1.300 yatim, baik yang tinggal di panti maupun di lingkungan masyarakat dan diberikan dalam empat tahapan.
"551 anak yatim yang tinggal di panti dan 749 anak yatim di lingkungan masyarakat," katanya.
Terkait graduasi PKH, selama tahun 2020 terdapat sebanyak 552 keluarga penerima manfaat yang telah keluar dari PKH.
"PKH diharapkan menjadi solusi terhadap penurunan angka kemiskinan," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
TODAY TAGParamount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews