Connect With Us

Hore Ribuan Anak Yatim di Kota Tangerang Dapat Bantuan Dinsos

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 Februari 2021 | 15:56

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah hadir secara langsung dalam kegiatan memberikan bantuan ke ribuan anak yatim piatu di Yayasan Insan Mandiri, Kelurahan Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (9/2/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) memberikan bantuan ke ribuan anak yatim piatu dalam rangka menyambut peringatan HUT Kota Tangerang ke-28. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut mengharapkan agar masyarakat dapat turut serta dalam membantu anak-anak yatim yang tidak mampu di Kota Tangerang. 

"Bantuan diberikan bagi anak yatim, baik yang tinggal di panti maupun yang tinggal di lingkungan," terang Arief dalam acara yang berlangsung di Yayasan Insan Mandiri, Kelurahan Paninggilan, Ciledug, Selasa (9/2/2021). 

Dalam bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) ini juga diberikan sertifikat bagi masyarakat yang telah graduasi dari keluarga penerima manfaat.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah hadir secara langsung dalam kegiatan memberikan bantuan ke ribuan anak yatim piatu di Yayasan Insan Mandiri, Kelurahan Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (9/2/2021).

"Sebagian ada yang graduasi secara mandiri dari PKH," jelasnya. 

Kepala Dinsos Kota Tangerang Suli Rosadi menambahkan acara pemberian bantuan bagi anak yatim dilakukan secara serentak di 13 kecamatan se-Kota Tangerang kepada sebanyak 1.300 yatim, baik yang tinggal di panti maupun di lingkungan masyarakat dan diberikan dalam empat tahapan. 

"551 anak yatim yang tinggal di panti dan 749 anak yatim di lingkungan masyarakat," katanya. 

Terkait graduasi PKH, selama tahun 2020 terdapat sebanyak 552 keluarga penerima manfaat yang telah keluar dari PKH. 

"PKH diharapkan menjadi solusi terhadap penurunan angka kemiskinan," pungkasnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill