Connect With Us

Museum Juang Taruna Tangerang Kenang Perjuangan Daan Mogot Melawan Jepang

Redaksi | Minggu, 7 Maret 2021 | 10:24

Museum Juang Taruna Tangerang. (@TangerangNews / Anita Puspita Sari)

TANGERANGNEWS.com-Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna yang berlokasi tidak jauh dari Pusat Pemerintahan Kota Tangerang ini terdapat makam perwira yang menjadi nama jalan terkenal di Tangerang, yaitu Daan Mogot. Ia menjadi salah satu pendiri Akademi Militer Tangerang yang gugur di usia muda.

Dinamakan TMP Taruna karena sebagian besar makam di taman ini berisi para taruna dari Akademi Militer Tangerang yang gugur dalam Peristiwa Lengkong.

	Sejumlah bingkai yang berisi foto tokoh-tokoh pahlawan.

Peristiwa pertempuran di Desa Lengkong Serpong, Kota Tangerang Selatan, terjadi pada tanggal 25 Januari 1946 saat melawan pasukan Jepang. Kejadian ini berawal saat Mayor Daan Mogot yang memimpin puluhan Taruna Akademi Militer untuk mendatangi markas Jepang di Desa Lengkong untuk melucuti senjata pasukan Jepang.

Sejumlah bingkai yang berisi foto tokoh-tokoh pahlawan.

Namun, saat ada perundingan dengan pemimpin markas, yaitu Mayor Abe, tiba-tiba pertempuran terjadi di markas Lengkong dan tidak diketahui siapa yang memulainya. Salah satu penyebabnya adalah pihak Jepang tidak mau menyerahkan senjata begitu saja karena belum ada perintah dari atasannya.

Museum Juang Taruna Tangerang.

Lalu Daan Mogot beserta pasukannya kalah. Dari 70 Taruna, ada 33 taruna dan 3 perwira yang gugur dalam peristiwa itu, antara lain adalah Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo.

	Kisah pertempuran Lengkong

Peristiwa berdarah itu kemudian dikenal dengan nama Pertempuran Lengkong. Untuk mengenang peristiwa tersebut ada dua tempat bersejarah, yaitu TMP Taruna di jalan Daan Mogot, Kota Tangerang dan Monumen Lengkong di Serpong.

Sejumlah bingkai yang berisi foto tokoh-tokoh pahlawan.

Sejak saat itu, setiap tanggal 25 Januari menjadi peringatan Peristiwa Lengkong. Peringatan ini merupakan sebagai tanda jasa pahlawan dari Tangerang yang telah gugur di peristiwa tersebut.

Figura yang mengambarkan tokoh-tokoh pahlawan.

Sementara itu, di TMP Taruna ini juga terdapat Museum Juang Taruna yang menyajikan foto-foto para taruna pada saat menumpuh pendidikan Akademi Militer Tangerang, Peristiwa Pertempuran Lengkong dan sejarah singkatnya yang dilengkapi dengan foto para pahlawan. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill