Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang mengajak seluruh partai politik di Kota Tangerang untuk usung calon kepala daerah yang merupakan kader murni pada Pilkada mendatang.
Kader murni yang dimaksud merupakan kader yang benar-benar lahir dari partai politik itu sendiri, bukan karbitan.
"Kami memang mengajak parpol lain untuk mengusung kader murni, bukan kader yang tidak murni. Kami ingin menghindari politik pragmatis," ujar Ketua DPTD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo saat ditemui di bilangan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa 15 Juni 2021.
Arief mencontohkan seperti halnya Ahmad Heryawan yang bukan berasal dari kalangan elite tetapi bisa menjadi Gubernur Jawa Barat dua periode hingga 2018.
"Pak Ahmad Heryawan itu kader murni PKS. Dia bukan siapa-siapa, tetapi akhirnya menjadi siapa-siapa. Jadi, from zero to hero," imbuh Arief.
Arief menambahkan, di Kota Tangerang pihaknya bakal memunculkan nama calon kepala daerah pada Agustus mendatang.
"Sebelum akhir tahun, Agustus akan muncul tiga nama cakada dari PKS," katanya.
Sebelum mengekspose ketiga nama calon kepala daerah yang bakal bertarung pada Pemilu mendatang, PKS bakal melakukan survei terlebih dahulu untuk mengukur ekstabilitasnya.
"Kita nanti akan lakukan survei setiap tahun untuk mengukur ekstabilitas partai dan cakada, kredibel atau tidak, bisa lihat saja nanti di lembaga survei. Kita akan mencari yang lembaga kredibel. Enggak boleh sembarangan survei," pungkasnya. (RED/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews