Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang mengajak seluruh partai politik di Kota Tangerang untuk usung calon kepala daerah yang merupakan kader murni pada Pilkada mendatang.
Kader murni yang dimaksud merupakan kader yang benar-benar lahir dari partai politik itu sendiri, bukan karbitan.
"Kami memang mengajak parpol lain untuk mengusung kader murni, bukan kader yang tidak murni. Kami ingin menghindari politik pragmatis," ujar Ketua DPTD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo saat ditemui di bilangan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa 15 Juni 2021.
Arief mencontohkan seperti halnya Ahmad Heryawan yang bukan berasal dari kalangan elite tetapi bisa menjadi Gubernur Jawa Barat dua periode hingga 2018.
"Pak Ahmad Heryawan itu kader murni PKS. Dia bukan siapa-siapa, tetapi akhirnya menjadi siapa-siapa. Jadi, from zero to hero," imbuh Arief.
Arief menambahkan, di Kota Tangerang pihaknya bakal memunculkan nama calon kepala daerah pada Agustus mendatang.
"Sebelum akhir tahun, Agustus akan muncul tiga nama cakada dari PKS," katanya.
Sebelum mengekspose ketiga nama calon kepala daerah yang bakal bertarung pada Pemilu mendatang, PKS bakal melakukan survei terlebih dahulu untuk mengukur ekstabilitasnya.
"Kita nanti akan lakukan survei setiap tahun untuk mengukur ekstabilitas partai dan cakada, kredibel atau tidak, bisa lihat saja nanti di lembaga survei. Kita akan mencari yang lembaga kredibel. Enggak boleh sembarangan survei," pungkasnya. (RED/RAC)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGKantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews