Connect With Us

Waspada Jambret 'Raja Jalanan' Sasar HP Bocah di Ciledug Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:52

Tangkapan layar Dua kawanan jambret yang mengendarai sepeda motor RX King beraksi di Jalan Mulya, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua kawanan jambret yang mengendarai sepeda motor RX King beraksi di Jalan Mulya, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. 

Jambret yang aksinya terekam CCTV pada Selasa 15 Juni 2021 tersebut berhasil merampas handphone selular dari tangan bocah. 

Dalam video CCTV, dua orang pengendara sepeda motor RX King ini tengah melintas. 

Saat waktu yang bersamaan, seorang anak kecil yang diketahui sebagai korban yakni R, 9, sedang memainkan ponsel sambil berjalan kaki. 

Spontan dua pengendara sepeda motor yang sudah melewati R memacu kendaraannya untuk berputar arah. 

Kemudian dua kawanan itu menghampiri sang anak, dan langsung merampas ponsel milik R. Setelah merampas, kedua pelaku langsung kabur. 

Beruntung, bocah malang ini tidak terseret laju dari kendaraan tersebut. Namun sang anak, kemudian berlari untuk melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya. 

Ariyanto, 32, ayah korban mengaku, anaknya sedang menuju ke rumah untuk pulang. 

"Dia habis main dari rumah temannya kemudian mamahnya menyuruhnya pulang untuk mengaji," ujarnya, Rabu 16 Juni 2021.

Menurutnya, sang anak memegang ponsel agar dapat mudah dihubungi dan digunakan juga untuk belajar online semasa COVID-19. 

"Itu untuk belajar dan agar mamahnya tidak susah menghubungi. Ini jadi pelajaran juga buat saya," katanya. 

Ari berharap atas dasar CCTV tersebut pihak kepolisian dapat menangkap kedua pelaku. Hal itu tentunya untuk memberikan efek jera kepada para pelaku tindak kriminal. 

"Saya sih belum lapor. Tapi sudah menyebar video itu. Saya harap ada yang mengenali pelaku dan dapat memberikan pelajaran kepada mereka," tuntasnya. 

Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol mengaku, belum mengetahui kejadian tersebut. Namun, dirinya langsung menerjunkan tim untuk dapat menindaklanjuti kejadian ini. 

"Langsung saya arahkan Kanit Reskrim untuk melakukan lidik," pungkasnya. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill