Connect With Us

Pembesuk Ditangkap Sipir, Selundupkan Sabu ke Lapas

| Minggu, 28 November 2010 | 14:56

Arthalyta Suryani (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Seorang pembesuk tahanan ditangkap petugas Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang, setelah menyerahkan satu paket kecil sabu-sabu ke Sutini ,30, terpidana seumur hidup kasus pembunuhan.

 Pembesuk yang bernama Anto tersebut diserahkan beserta barang bukti yang disita ke Polsek Tangerang (Benteng). Kalapas Wanita Tangerang, Etty Nurbaiti mengatakan, terungkap kasus ini berawal dari kecurigan petugas terhadap Sutini usai dibesuk oleh Anto, sekitar pukul 09.00 WIB. Sutini terlihat terburu-buru ingin kembali ke kamarnya di Pavilium Melati No 12.

Petugas sipir yang menaruh curiga langsung menggeledah seluruh tubuh Sutini di dalam kamar mandi. "Saat diperiksa Sutini malah manggut-manggut saja dan tidak mau buka mulut ketika petugas kami mengajak untuk berbicara lebih jauh," kata Etty Nurbaiti, hari Sabtu (28/11/2010).

Etty kemudian meminta petugas sipir lainnya untuk memaksa Sutini mau membuka mulutnya. Setelah mulut terbuka, petugas menemukan satu peket kristal warna putih yang diduga sabu-sabu terbungkus dalam plastik kecil.

"Saat itu juga Anto yang baru membesuk Sutini langsung kami tangkap ketika mau keluar dari lapas," jelas Etty.

Etty menjelaskan, selama berada dalam tahanan, Sutini terlihat pendiam dan tidak pernah menimbulkan masalah. Sutini sering mendapat kunjung dari Anto yang tidak lain adalah mantan residivis kasus narkoba. Sedangkan keluargannya sendiri jarang.

"Guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, kasus ini kami serahkan ke Polsek Tangerang," lanjut Etty.

Pelaku Anto  mengelak jika paket kecil yang diduga sabu-sabu itu dikatakan miliknya. "Sumpah, bukan saya yang memberikan paket kecil itu," tutur Anto yang pernah mendekam di Lapas Pemuda Tangerang itu.

Sementara itu, Kapolsek Tangerang (Benteng) AKP Untung mengatakan, pihaknya masih melakukan konfrontir antara Sutini dengan Anto. "Kasus ini masih kami kembangkan," ungkapnya. (dira)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill