Connect With Us

Belum Ada Laporan Kerusakan Dampak Gempa di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 14 Januari 2022 | 18:01

Pengunjung supermall Karawaci berhamburan keluar terkait Gempa magnitudo (M) 6,7 terjadi di barat daya Sumur, Banten. Pusat gempa berada di darat, sekitar pukul 16.05 WIB. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sampai saat ini masih belum ada laporan kerusakan dari dampak gempa atau guncangan di Kota Tangerang.

"Belum ada laporan," ujar Hambali Bakar, Kasie Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Jumat 14 Januari 2022.

Selain itu, belum diketahui juga apakah ada atau tidaknya korban luka maupun jiwa akibat dampak gempa magnitudo (M) 6,7 terjadi di barat daya Sumur, Banten.

Seperti diketahui, pusat gempa berada di darat, sekitar pukul 16.05 WIB yang juga guncangannya dirasakan di Kota Tangerang.

"Pusat gempa berada di darat 31 km barat daya SUMUR-BANTEN," tulis BMKG melalui akun Twitter resminya.

Titik koordinat gempa ada pada 7.01  Lintang Selatan 52 kilomenter barat daya dengan kedalam 10 km, tidak berpotensi tsunami.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

KOTA TANGERANG
Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 19:30

Ciledug menyandang status sebagai kecamatan terpadat di Kota Tangerang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill