Connect With Us

20 Persen Penduduk Kota Tangerang Diprediksi Bakal Mudik

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 19 April 2022 | 16:43

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau persiapan Pos Pengamanan Mudik 2022 bersama Kapolres Metro Tangerang Kota. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memprediksi lebih dari 20 persen dari total 1.853.462 juta jumlah penduduk Kota Tangerang, akan melakukan perjalanan mudik Lebaran pada tahun ini.

"Kami perkirakan 20 persen mungkin lebih masyarakat kota Tangerang mudik, karena sudah 2 tahun masyarakat tidak mudik," terangnya saat saat meninjau persiapan Pos Pengamanan Mudik 2022 bersama Kapolres Metro Tangerang Kota.

Arief mengatakan, Forkopimda kota Tangerang akan terus berkoordinasi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang mudik untuk berkoordinasi dengan tetangga RT RW setempat.

"Pastikan rumah aman saat di tinggalkan, dari sisi personil Pemkot Tangerang siap mensuport TNI - Polri baik dari Satpol PP, Dishub, BPBD dan Dinas Kesehatan," pungkasnya.

Sementara itu, Polres Metro Tangerang Kota di dukung Pemkot Tangerang pun membuat 9 pos pengamanan yang tersebar disejumlah titik di Kota Tangerang. Dari 9 pos pengamanan mudik lebaran, nantinya akan dibagi menjadi pos pelayanan dan pos pantau.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin mengatakan Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota merupakan daerah perlintasan para pemudik baik dari Sumatera menuju Pulau Jawa atau pun sebaliknya.

"Kepolisian-TNI dan Pemerintah Daerah Kota Tangerang siap memback up dan melancarkan pelaksanaan mudik lebaran 1443 Hijriah yang sebentar lagi akan di rayakan," katanya.

Pemantauan persiapan pos pengamanan dilakukan Kapolres dan Wali Kota Tangerang di tiga Lokasi, yakni di Jalan Daan Mogot Batuceper, di Wilayah Jatiuwung jalan Jendral Gatot Subroto (Gajah Tunggal) dan Rest Area Tol Jakarta - Merak (Pinang).

"Di kota Tangerang akan di gelar sebanyak 4 pos pengamanan, 4 pos pelayanan dan 1 pos terpadu, dengan berbagai kualifikasi. Pos pengamanan ini akan digelar serentak pada H-7 di seluruh wilayah. Diprediksi H-7 akan terjadi kepadatan pemudik," katanya.

Kapolres menyampaikan, dalam pos-pos yang ada juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas rest area, agar pemudik yang letih dapat beristirahat sejenak.

"Selain personil TNI Polri, ada juga petugas kesehatan untuk vaksinasi, di pos pengamanan juga kami sediakan minuman-minuman gratis," ujarnya.

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill