Connect With Us

Tokoh Pemuda Kota Tangerang Kecewa Kinerja Ketua DPRD

| Rabu, 23 Maret 2011 | 20:13

Herry Rumawatine Ketua DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Tangerang merasa kecewa dengan kinerja Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine. Mereka tidak bisa menemui Herry untuk mengkarifikasi statemennya di salah satu media online yang mengatakan bahwa Wali Kota Tangerang Wahidin Halom tidak inovatif dalam pembangunan.
 
Sebelumnya, para tokoh pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Muslim Indonesia (BKPRMI) dan Komunitas Anaklangit, mendatangi kantor Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine, untuk melakukan pertemuan yang dijadwalkan pada hari ini. Namun pertemuan tersebut gagal karena Herry sedang dalam kunjungan kerja ke Serang. Staff Herry emngundur jadwal pertemuan hingga tanggal 30 Maret 2011.
 
“Padahal sebelumnya kita sudah melayangkan surat untuk melakukan pertemuan, tapi dia tidak menyikapi persoalan dengan alasan kunjungan keluar daerah. Ini bukti kalau Herry tidak responsive terhadap persoalan yang ada. Kita mau minta klarifikasi apa dasar dia mengungkapkan statmen tersebut,” ungkap Wakil Sekertaris KNPI Mustafa Kamaludin, Rabu (23/3).
 
Menurut Pengurus KNPI Agus Muslim, jika melihat sisi Hery sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang, sikapnya dinilai arogan. Persoalan pembangunan, kata dia, tidak lepasdari persoalan eksekutif, legislatif, dan masyarakat.  “ Kalau dia tidak puas dengan pembanguan dia punya hak insisiatif untuk memanggil Wali kota dan mempertanyakan kinerjanya, bukan mengeluarkan statmen tanpa dasar di media. Dia harus faham tugas dan fungsinya sebagai dewan,” tegasnya.
 
Hal senada diungkapkan, Ketua BKPMRI Sobrun Jamili. Menurutnya, statmen Herry Rumawatine hanya melihat sisi politis bukan sisi kepemimpianannya. “Jadi dia berindak sebagai politisi bukan pemimpin dewan,” ujarnya. Ketua Komunitas Anaklangit Edi Bonetsky menilai Herry tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan persoalan yang ia buat. “Kita sebagai pemuda sangat kecewa. Kalau dia tidak mau duduk bersama menyelesaikan persoalan ini, kita akan turunkan masa untuk melakukan aski demo,” tuturnya.(RANGGA ZULIASNYAH)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill