Connect With Us

Petugas Sipir LP Pemuda Jadi Pesuruh Narapidana

| Sabtu, 9 April 2011 | 15:04

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP SAmsi dan Kanit Narkoba II, Syukur Susanto menunjukan barang bukti. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Agus Salim,30, petugas sipir yang juga komandan regu Lapas Pemuda Tangerang Kelas II, ditangkap petugas Polres Metro Tangerang lantaran menjadi pesuruh dua narapidana untuk mengirimkan sabu-sabu, pada Kamis (7/4) sekitar pukul 20.00 WIB.
 
Agus Salim disuruh oleh dua napi, yakni Wahyudi alias Rodex bin Sahid, 31, dan Nahrudin bin Nian, 41, yang yang juga satu sel. Keduanya juga adalah tahanan kasus narkoba. Hebatnya lagi Agus menggunakan seragam waktu antar sabu itu.
 
 
Dari tangan ketiga tersangka polisi menyita barang bukti 10 paket sabu-sabu, yang masing-masing sabu satu paketnya seberat 0.6 gram, atau senilai Rp2,7 juta. Selain itu juga, polisi menemukan alat hisap sabu, timbangan elekrik, 17 unit telepon seluler, 1 buah televisi, 2 buah speker.
 
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP Samsi mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan berdasarkan banyaknya pertanyaan dari masyarakat. “Disamping tugas kita sebagai polisi, ini juga untuk menjawab pertanyaan masyarakat, mengenai peredaran narkoba di lapas Tangerang,” ujar Kasat.
 
Kronologis penangkapan itu berawal dari, anggota polisi yang telah mengetahui adanya salah satu narapidana yang menjual sabu. “Berbekal nomor teleponnya, kami melakukan pendekatan selama dua minggu. Kami kemudian memesan sabu kepada napi itu, tetapi kok pada Kamis (7/4) yang menghubungi anggota kami bukan napi itu, melainkan petugas sipir bernama Agus. Lalu anggota kami janjian di depan Kejaksaan Negeri Tangerang. Saat Agus menyerahkan satu paket sabu itu, kami langsung menangkap Agus yang saat itu menggunakan seragam sipir,” ujarnya.
 
Kepada polisi, Agus Salim mengaku kalau sabu-sabu itu berasal dari dua narpidana, yaitu Wahyudi dan Nahrudin, yang menghuni di blok D kamar 8. “Kami langsung menggeledah sel itu, dan barang bukti seperti yang sudah kami sebutkan tadi ditemukan di sana,” tegasnya.
 
Kalapas Pemuda Kelas II, Kunto, ketika dihubungi membentak wartawan. “Tanya saja sama wartawan lain, kan sudah ada yang mewakili ke sini waktu itu,” kesal. (DRA)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill