Connect With Us

PRT Ngarang Cerita, Pura-pura Disiksa Majikan

| Jumat, 15 April 2011 | 16:40

Juhaeni PRT yang disiram air panas. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Seorang pembantu rumah tangga (PRT) bernama Juhaeni (20) warga RT 01 RW 01, Dusun Pahing, Desa Kadurama, Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten  Kuningan, Jawa Barat ternyata mengarang cerita kepada polisi terkait kedua kakinya yang tersiram air panas. Sebelumnya, Juhaeni, diantar anggota Polsek Ciledug ke Polres Metro Tangerang karena dia mengaku telah disiram air panas oleh majikannya.

“Setelah keesokan hari-nya, muncul berita. Tetangga majikannya membaca berita tersebut, dan mengenali pembantu tersebut. Tetangga majikannya itu lalu menghubungi kami, bahwa pembantu itu bekerja di sekitar rumahnya, yang beralamat di Pinang, Kota Tangerang,” terang Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Kota Tangerang , AKP Miarsih, Jumat (15/04/2011).
 
Mendapati informasi itu, polisi kemudian membawa Juhaeni ke rumah majikannya di alamat tersebut untuk memastikan kediaman majikannya itu. “Begitu kita ingin bawa, Juhaeni menangis. Seakan tidak mau kembali ke rumah majikannya. Bahkan dia sempat memegangi tiang besi di Polres. Setelah dibujuk akhirnya dia mau ke rumah majikannya itu,” terangnya
 
Begitu sampai di rumah majikan Juhaeni. Polisi lalu melakukan konfrontir, antara majikan dengan Juhaeni. “Begitu dikonfrontir itu terungkap. Ternyata, kakinya itu memang tersiram air panas, tetapi bukan majikannya yang menyiramkan air panas itu. Melainkan Juhaeni yang terjatuh saat akan memandikan anak majikannya itu,” terang Miarsih.
Meski telah menceritakan kebohongan dan fitnah, majikan Juhaeni akhirnya tidak mau melaporkan balik Juhaeni karena fitnah. “Majikannya menyadari keluguan Juhaeni. Sebab, memang Juhaeni kabur dari rumah itu karena memang ingin pulang, tetapi dia bingung mau pulang tidak ada ongkos. Sedangkan majikannya, tidak tega kalau dia pulang kampong dengan keadaan kaki melepuh seperti itu. Juhaeni nekat, dan lalu mengarang cerita seperti itu agar bisa kembali ke kampong halamannya dengan gratis,” terangnya.
 
Seperti diketahui sebelumnya, Juhaeni mengaku disiram air panas kakinya oleh majikannya. Namun, Juhaeni lupa di mana rumah majikannya berada, meskipun dapat dipastikan berada di sekitar  Tangerang.  
Menurut pengakuan Juhaeni kepada petugas, dia sempat diantar ke Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang oleh tukang ojek. Namun, karena tidak ada bus dengan rute ke Kuningan, dia lalu diantar ke Ciledug. “Sesampai di sana dia dilepas oleh tukang ojek itu, dan dia pun kebingungan mencari bus. Sementara kakinya tak kuat berjalan. Melihat itu, warga rupanya memperhatikan dan mengantarnya ke Polsek Ciledug,” tegasnya.
 
Setelah diantar ke Polsek Ciledug, anggota di sana lalu membawanya ke Polres Metro Kota Tangerang untuk diperiksa di Unit PPA.(DRA)
BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill