Connect With Us

Pasca Cirebon, Dua Polres di Tangerang Tingkatkan Penjagaan

| Jumat, 15 April 2011 | 18:24

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Tavip Yulianto (tangerangnews / rangga)


TANGERANG-Pasca bom di masjid Polres Kota Cirebon, kini menyusul dua markas komando polisi, Polres Metropolitan Tangerang dan Polres Metropolitan Kabupaten Tangerang mulai meningkatkan penjagaan.

"Kami sudah mendengar berita di Cirebon, untuk itu Mapolres Tangerang kami tingkatkan kewaspadaan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Tavip Yulianto saat makan siang dengan wartawan di RM Pondok Dahar.
Tavip mengatakan, peningkatan keamanan  menjadi atensi Polda Metro Jaya. "Kapolda sebelumnya sudah memberikan atensi agar kami waspada,"ujar Tavip.

Di Mako Polres Metro Tangerang di jalan Daan Mogot, polisi sudah memasang kamera pengintai closed circuit television (CCTV) di pintu gerbang masuk dan keluar. "Petugas jaga juga selalu menanyakan keperluan setiap orang yang masuk ke mapolres, orang yang tidak berkepentingan kami larang masuk,"tutur Tavip.

Pihaknya akan mengingatkan kepada seluruh Polsek untuk lebih hati-hati dan meningkatkan disiplin dan pengamanan.

Sama dengan Mapolres Metropolitan Tangerang, Mapolres Kabupaten Tangerang di Tigaraksa juga melakukan tindakan serupa.
Kapolres Metro Kabupaten Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada menyatakan,  pihaknya juga senantiasa mewaspadai siapapun yang masuk di kantor polisi. Untuk mengetahui siapa saja yang masuk ke kantor polisi pihaknya juga sudah memasang CCTV 

"Kami tidak mengidentifkasi setiap orang yang masuk berdasarkan pakaian, namun setiap orang yang gerakannya mencurigakan menjadi perhatian serius,"kata Wahyu. (RAZ)



KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill