Connect With Us

Waduh, Kualitas Udara Kota Tangerang Paling Tidak Sehat se-Jabodetabek Jumat Sore

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 4 November 2023 | 05:15

Ilustrasi warga memakai masker karena udara buruk. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tercatat kualitas udara Kota Tangerang terburuk se-Jabodetabek pada, Jumat 3 November 2023, sekitar pukul 17.00 WIB.

Data tersebut menunjukkan indeks kualitas udara Kota Tangerang tercatat pada skor 127.

Urutan kedua setelah Kota Tangerang ditempati ada Jakarta Timur dengan indeks kualitas udara 108. Adapun skor 106 pada urutan ketiga diisi Kota Tangerang Selatan, seperti dilansir dari Katadata.

Kategori kualitas udara tersebut dinilai berdasarkan rentang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang ditetapkan KLHK.

Untuk skor 0-50 masuk kategori baik, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, 300+ berbahaya.

Berdasarkan skor tersebut, artinya kota-kota di Jabodetabek seperti Tangerang, Jakarta Timur, dan Tangerang Selatan memiliki kualitas udara tidak sehat.

Sebagai informasi, Indeks kualitas udara atau ISPU dipantau di 72 stasiun yang tersebar di 31 provinsi.

Perhitungan indeks kualitas udara tersebut menggunakan hasil pengukuran parameter pencemar udara, yang terdiri dari zat partikulat (PM2.5 dan PM10), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), ozon (O3), dan hidrokarbon (HC).

Adapun daftar lengkap indeks kualitas udara di area Jabodetabek sebagai berikut:

-Tangerang: 127

-Jakarta Timur: 108

-Tangerang Selatan: 106

-Jakarta Barat: 102

-Jakarta Utara: 99

-Bogor: 93

-Jakarta Pusat: 91

-Depok: 85

-Jakarta Selatan: 72

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill