Connect With Us

Jembatan Pintu Air 10 Kota Tangerang Ditutup untuk Perbaikan, Ini Jalur Alternatifnya

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 Juni 2024 | 16:12

Rekayasa lalu lintas selama proyek perbaikan Jembatan Pintu Air 10, Selasa 4 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melakukan penutupan sementara akses Jembatan Pintu Air 10 mulai lusa, 5 Juni 2024.

Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti rencana realisasi proyek perbaikan jembatan yang akan memakan waktu dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Dishub Kota Tangerang telah merencanakan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantispasi terjadinya penumpukan kendaraan.

"Rekayasa lalu lintas mulai direalisasikan pada 5 Juni sampai akhir Juli 2024 mendatang. Saat ini, kami telah melakukan sosialisasi sampai koordinasi untuk melancarkan rekayasa lalu lintas tersebut,” ujar Suhaely, Senin 3 Juni 2024.

Ia melanjutkan, Dishub Kota Tangerang juga telah menentukan berbagai jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Mulai dari pengguna jalan dari arah Sangego, Moh. Toha, bandara, dan Kalideres (Jakarta), serta sebaliknya.

“Kami juga mengimbau kepada semua pengguna jalan utama di sekitar Jembatan Pintu Air 10 mulai memperhatikan rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif yang disediakan, untuk menghindari potensi kemacetan selama proses pembangunan jembatan berjalan,” tambahnya.

Berikut jalur pengalihan berdasarkan skema rekayasa lalu lintas yang telah ditentukan:

 

1. Pengguna jalan dari arah Sangego yang akan menuju ke arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menggunakan Jalan K.S Tubun-Jalan Daan Mogot-Pintu Air (Mookervart)-Jalan dr. Sitanala-Jalan Marsekal Suryadarma (Simpang Tujuh).

2. Pengguna jalan dari arah Sangego yang akan menunju ke arah Kalideres (Jakarta) dapat menggunakan Jalan K.S Tubun-Jalan Daan Mogot-Jalan Bouraq.

3. Pengguna jalan dari arah Moh. Toha yang akan menuju ke arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menggunakan Jalan Moh. Toha-Jalan K.S Tubun-Pintu Air (Mookervart)-Jalan dr. Sitanala-Jalan Marsekal Suryadarma.

4. Pengguna jalan dari arah Moh. Toha yang akan menuju ke arah Kalideres (Jakarta) dapat menggunakan Jalan Moh. Toha-Jalan K.S Tubun-Jalan Daan Mogot-Jalan Bouraq.

5. Pengguna jalan dari arah bandara yang akan menuju ke arah Sangego dapat menggunakan Jalan Marsekal Suryadarma-Jalan dr. Sitanala-Jalan Bouraq-Jalan Lio Baru-Jalan Daan Mogot-Jalan TMP Taruna-Polres Metro Tangerang Kota (kantor lama)-Jalan Raya Merdeka-Otista-Jalan K.S Tubun-Jalan Sangego Raya.

6. Pengguna jalan dari arah Bandara yang akan menuju ke arah Moh. Toha dapat menggunakan Jalan Marsekal Suryadarma-Jalan dr. Sitanala-Jalan Bouraq-Jalan Lio Baru-Jalan Daan Mogot-Jalan TMP Taruna-Polres Metro Tangerang Kota (kantor lama)-Jalan Raya Merdeka-Otista-Jalan Moh. Toha.

7. Pengguna jalan dari arah Kalideres (Jakarta) yang akan menuju ke arah Sangego dapat menggunakan Jalan Daan Mogot-Jalan TMP Taruna-Alun-alun Ahmad Yani-Polres Metro Tangerang Kota (kantor lama)-Jalan Raya Merdeka-Otista-Jalan K.S Tubun-Jalan Sangego Raya.

 

 

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill