Connect With Us

Faldo Singgung Kemacetan di Perlintasan Stasiun Poris Tangerang, Janji Bakal Bangun Flyover

Yanto | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:59

Bacalon Wali Kota Tangerang Faldo Maldini saat meninjau kemacetan di perlintasan KA Stasiun Poris, Selasa 20 Agustus 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan parah yang terjadi tiap hari di perlintasan kereta depan Stasiun Poris, Jalan Maulana Hasanudin, Kota Tangerang, mendapat tanggapan dari Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Tangerang Faldo Maldini.

Kemacetan parah yang kerap terjadi di perlintasan kereta Tangerang-Jakarta tersebut bisa mencapai satu kilometer. Pengendara harus mengantre hingga satu jam bahkan lebih untuk dapat melintas rel kereta api. 

"Kemacetan di sekitar Stasiun Poris bikin stres dan membuang banyak waktu di jalan," katanya, Selasa 20 Agustus 2024, malam.

Bacalon yang diusung Partai Gerindra, PSI, Nasdem dan PAN ini, berkomitmen segera membangun flyover untuk mengurai kemacetan.

"Dan akan dibuat fasilitas pendukung yang memudahkan masyarakat dan penumpang KA commuter line berpindah ke moda transportasi umum lain dengan lebih aman dan nyaman," tambahnya.

Kemacetan di sekitar stasiun poris juga mendapat tanggapan dari warga sekitar. Bayu warga Poris mengeluhkan selalu berhadapan dengan kemacetan.

"Setiap hari selalu macet parah. Praktis terjadi penumpukan kendaraan baik mobil dan sepeda motor di ruas jalan tersebut," kata Bayu. 

Bayu berharap, ada upaya konkret Pemerintah Kota Tangerang mengurai kemacetan yang terjadi di perlintasan kereta api stasiun Poris tersebut. 

"Ya kita minta Pemerintah Daerah tanggap atas kemacetan disekitar stasiun Poris," pungkasnya. 

Sementara itu, warga lainnya Nanang kurniawan mengatakan, biang macet di sekitar stasiun poris itu tukang ojek dan angkot yang mangkal, serta banyak parkir kendaraan pribadi di bahu jalan bahkan.

"Sebelum dan sesudah adanya pelebaran jalan, faktor hal tersebutlah yang menjadi penyebabnya," imbuhnya.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill