Connect With Us

Sistem PSB Online Kota Tangerang Diprotes

| Kamis, 30 Juni 2011 | 17:28

PSB Online (tangerangnews / dira)

TANGERANG – Sistem penerimaan siswa baru (PSB) Online milik Pemerintah Kota (Pemkot ) Tangerang terus menuai protes. Faktornya, selain sempat tersendat jaringannya untuk beberapa hari, sistem online yang diterapkan saat ini pun dianggap tidak akurat untuk mengakomodir nilai evaluasi murni (NEM) siswa untuk dapat masuk di sekolah yang dipilihnya.

Juandi ,42, salah satu calon wali siswa yang akan mendaftarkan anaknya di SMA 5, 7 dan 8 Kota Tangerang mengatakan, pihaknya merasa kecewa dengan sistem PSB Online yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Sebab, selain banyak gangguan, pihaknya merasa ada kejanggalan lantaran anaknya tak bisa masuk salah satu sekolah yang dipilihnya meski memiliki NEM hingga 36,05.

“Saya kecewa sekali dengan PSB Online ini. Sebab, NEM anak saya 36.05 tidak diterima di tiga sekolah yang kami daftarkan yaitu SMAN 5, 7 dan 8. Malah ada kata-kata dari panitia bahwa anak saya tidak diterima disemua sekolah di Kota Tangerang. Apa ini makasudnya?,” keluhnya.

Lebih lanjut Juandi yang tercatat sebagai warga Medang Lestari, Kabupaten Tangerang itu menambahkan, meskipun memahami ada kesalahan teknis dalam PSB Online yang diselenggarakan, pihaknya tetap saja tidak bisa menerima karena selayaknya sistem itu sudah mengatur data minimum-maksimum NEM yang bisa mengakomodir tiap calon siswa yang mendaftar. “Yang jelas, sistemnya pasti ada yang kacau,” singkatnya.

Terkait adanya kesalahan teknis pada sistem PSB Online, berupa, lamban-nya akses jaringan situs website yang tak bisa dibuka, puluhan calon wali siswa pun mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang di Gedung Cisadane untuk mengkonfirmasi langsung soal permasalahan tersebut. Rata-rata calon wali siswa tersebut was-was karena tak bisa memantau langsung ambang batas minumum-maksimum NEM yang masuk dan dimana anaknya diterima.

“Kami ke sini untuk mencari kejelasan soal nasib pendaftaran anak kami yang terganggu akibat jaringan website PSB-nya tidak bisa diakses dan lamban,” kata Asih ,36, salah satu calon wali siswa yang mendatangi Kantor Dindik Kota Tangerang. (DRA)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bantah Segel GKPI Rajeg, Rumah Ibadah Direlokasi ke Tempat Baru

Pemkab Tangerang Bantah Segel GKPI Rajeg, Rumah Ibadah Direlokasi ke Tempat Baru

Rabu, 30 September 2026 | 19:37

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak ada tindakan penyegelan terhadap rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Rabu, 30 September 2026 | 20:29

Swiss-Belhotel International memperingati hari jadi ke-39 pada 25 September 2026 dengan mengusung tema “Global Vision, Local Heart”.

BANTEN
Rampungkan Pembangunan 71 Km Jalan, Pemprov Banten Lanjut Anggarkan Rp164 Miliar untuk 46 Km

Rampungkan Pembangunan 71 Km Jalan, Pemprov Banten Lanjut Anggarkan Rp164 Miliar untuk 46 Km

Rabu, 30 September 2026 | 19:19

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melaporkan penyelesaian pembangunan infrastruktur melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill