Connect With Us

Penggemar Ayam Ketawa Minta Dukungan Pemerintah untuk Pelestarian

Yanto | Minggu, 8 Desember 2024 | 20:03

Ayam Ketawa. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Setiap tahunnya di Kota Tangerang digelar kontes kontes ayam ketawa yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kontes yang diselenggarakan Komunitas Pecinta Ayam Ketawa (Kompak) itu diikuti peserta antara lain dari Solo, Semarang, Yogyakarta, Banjarnegara, Jakarta, Bogor, Surabaya, Magelang dan Tangsel.

Ada ratusan ayam ketawa yang dikompetisikan dengan hadiah total Rp16 juta.

"Kita cuma ingin silaturahmi dari seluruh penggemar ayam ketawa di Indonesia, ini yang patut kita kembangkan lagi untuk lebih jauh," kata Zovi Susanto peserta kontes saat bertanding di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu 8 Desember 2024.

Zovi juga meminta danya perhatian dari pemerintah daerah atau pusat ikut untuk mendukung pelestarian ayam ketawa.

 Juga berkeinginan pemerintah melihat dan membantu untuk perkembangannya supaya lebih elok dan tinggi kastanya," jelasnya.

Ia, mengatakan kontes ini bertujuan memperkenalkan ayam ketawa yang merupakan ayam khas Indonesia kepada masyarakat. Jenis ayam ini dulunya digemari para sultan nusantara.

"Ini karena benar-benar ayam asli Indonesia yang ada di Sulawesi, bahkan konon katanya ini ayam peliharaan para sultan, para raja-raja Bugis," katanya.

Tak hanya itu, kata Zovi, harga ayam ketawa baik anakan maupun indukan pun cukup tinggi. Tidak sedikit dari para penggemar ayam ketawa termasuk dirinya yang juga berbisnis ayam ketawa.

"Harga itu ada yang dari Rp2 juta sampai ada yang Rp100 - 120 juta yang pernah diperjual-belikan oleh penggemar," katanya.

Menurutnya, unggas asli Indonesia tersebut selama ini belum mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah.

"Jangan sampai, ayam ketawa ini sampai negara lain mengkalim hak ciptanya atau asalnya, apa lagi untuk saat ini penggemar sudah mulai banyak," tegas Zovi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill