Connect With Us

Menteri Komdigi Tinjau Penerapan QRIS Pelaku UMKM Pasar Lama Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Desember 2024 | 15:57

Menteri Komdigi Meutya Hafid didampingi Pj Wali Kota Tangerang Nurdin meninjau penerapan digitalisasi pelaku UMKM di Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa 24 Desember 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid meninjau langsung penerapan digitalisasi di kalangan pelaku UMKM saat mengunjungi Pasar Lama Kota Tangerang, Selasa 24 Desember 2024.

Di tengah keramaian pasar, Meutya mengapresiasi tingginya adopsi sistem pembayaran digital seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) oleh para pedagang.  

"Ada program pembinaan UMKM Digital di Kota Tangerang ini ya," ujar Meutya sembari berdialog santai dengan Pj Wali Kota Tangerang Nurdin.  

Meutya menyatakan penerapan sistem pembayaran digital tidak hanya mempermudah transaksi tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk meningkatkan omzet.

Salah satu pedagang yang diajak berdialog oleh Menkomdigi mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 50% hingga 60% omzet hariannya berasal dari penjualan online dan pembayaran digital.  

“Dari dulu sama sekarang apa bedanya dengan digitalisasi? Yang pesan lewat digital sudah banyak? Berapa persen yang beli secara online?” tanya Meutya kepada seorang penjual mie ayam.  

Pedagang tersebut menjelaskan digitalisasi sangat membantu kelancaran usahanya, terutama dengan penerimaan pembayaran menggunakan QRIS.

Meski masih menerima pembayaran tunai, pesanan daring dari platform digital kini menjadi bagian besar dari penghasilannya.  

Menteri Meutya juga menikmati kuliner khas Pasar Lama sembari mengamati aktivitas para pedagang yang semakin aktif memanfaatkan platform digital untuk berjualan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi program digitalisasi yang diusung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, di mana Kota Tangerang menjadi salah satu pilot project program Smart City.  

“Kami yakin adopsi teknologi seperti ini dapat menumbuhkan ekonomi digital di daerah-daerah, terutama untuk UMKM. Kota Tangerang telah menjadi contoh yang baik dalam memadukan tradisi pasar dengan inovasi teknologi,” tegas Meutya.  

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin turut menyampaikan dukungan dari Kementerian Komdigi telah memberikan dampak besar dalam mempercepat transformasi digital di wilayahnya.  

Dengan digitalisasi yang terus berkembang, Menkomdigi Meutya Hafid optimis UMKM di seluruh Indonesia dapat lebih kompetitif di era digital, membuka lebih banyak peluang dan memberikan kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional.

TANGSEL
Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Senin, 19 Januari 2026 | 18:19

Status darurat sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Wali Kota Benyamin Davnie secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi tumpukan sampah

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill