Connect With Us

Laris Manis, Penjual Pernak-pernik Imlek di Pasar Lama Tangerang Raup Puluhan Juta Rupiah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Januari 2025 | 19:16

Penjual pernak-pernik Imlek di Kota Tangerang, Kamis 23 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang perayaan Imlek 2025, penjual pernak-pernik mulai ramai di Kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang. Bahkan mereka sampai kebanjiran pembeli.

Sarijo, salah satu pedagang pernak pernik Imlek mengaku sementara waktu beralih profesi dari sebelumnya menjual onde-onde dan kue kering.

Hal ini biasa dilakukan Sarijo setiap tahunnya menjelang Imlek untuk mencari tambahan pemasukan.

"Kalo menjelang Imlek, saya beralih jual pernak pernik sejak 1 Januari 2025, karena lumayan buat pemasukan tambahan," ujarnya, Kamis 25 Januari 2025.

Ada berbagai macam pernah-pernik yang dijual seperti angpao, lampion, gantungan ikan, gantungan nanas, petasan, gantungan dewa rezeki dan beberapa pernak-pernik lainnya.

Sejak awal Januari berjualan, ia mengaku sudah meraup keuntungan Rp30 juta. Sedangkan keuntungan paling banyak pernah ia dapat beberapa tahun silam sampai Rp70 juta.

"Alhamdulillah dari awal Januari jualan sampai sekarang kita udah dapet Rp30 juta, dan mungkin bisa nambah beberapa hari ke depan menjelang hari raya Omlek itu," jelas Sarijo.

Untuk masyarakat khususnya Kota Tangerang yang ingin mencari pernak pernik Imlek untuk menghiasi Imlek tahun ini, bisa sambangi toko pak sarijo di Jalan Kisamaun No 20, tepatnya di depan Gedung BCA, Pasar Lama, Kota Tangerang.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Belajar dari Kasus di Yogyakarta, Airin Soroti Pentingnya Daycare di Tempat Kerja Seperti Pemkot Tangsel

Belajar dari Kasus di Yogyakarta, Airin Soroti Pentingnya Daycare di Tempat Kerja Seperti Pemkot Tangsel

Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38

Kasus kekerasan anak di sebuah daycare di Yogyakarta baru-baru ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, tak terkecuali tokoh perempuan nasional Airin Rachmi Diany.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill