Connect With Us

KPUD Kota Tangerang Sosialisasikan Pilgub ke Perempuan

| Kamis, 21 Juli 2011 | 19:03

Ikon Pilkada Gubernur Banten. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG- KPUD Kota Tangerang mengundang 50 organisasi perempuan di Kota Tangerang untuk menyosialisasikan pilgub Banten. Pada sosialisasi itu juga dilakukan simulasi cara penghitungan suara hingga pemberkasan surat suara.

Organisasi perempuan itu, antara lain Dharma Wanita Kota Tangerang, Pemberdayaan dan Kesejahtraan Keluarga, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Wanita Keadilan, Patayat NU, dan Perempuan Bhayangkari.

Anggota KPUD Provinsi Banten Lukman Hakim menjelaskan, simulasi tersebut bertujuan untuk memberikan penyadaran kepada kaum perempuan pentingnya menyuarakan hak pilih mereka. “Dalam simulasi ini, kami berikan mereka pengetahuan mulai dari pencatatan nama pemilih, absensi pemilih, pemilihan sampai penghitungan suara,” ucapnya.

Target dari sosialisasi tersebut, kata Lukman, agar para pemilih perempuan ini dengan sadar dapat menyuarakan hak pilihnya, mengikuti proses pelaksanaan Pilgub, mampu mengawasi jalannnya pilgub dengan adil dan jujur, bisa mengkritisi kesalahan penyelenggara saat pemilihan di tempat pemungutan suara (PPS), dan bisa mengawasi langsung tiap prosesnya.

Ketua KPUD Kota Tangerang, Syafril Elain, menambahkan bahwa saat simulasi mereka juga diajarkan soal tata cara pemilihan pilgub. “Banyak yang masih keliru dalam proses pilgub ini. Masih saja ada yang melakukannya dengan cara mencontreng. Dan itu tidak dibenarkan. Yang benar adalah dengan mencoblos,” ucapnya.

Syafril juga berharap, dengan simulasi yang dilakukan kali ini, dapat mencerahkan pemilih perempuan dalam memilih calonnya sesuai dengan hati nurani dan pemahamam mereka tentang calon yang dianggap paling bisa memajukan Banten lima tahun mendatang.

“Semakin banyak yang sadar dan paham pentingnya pemilihan akan semakin mempercepat proses demokrasi yang baik di Banten,” tandasnya.(DRA)
OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

KAB. TANGERANG
Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 | 20:44

PT Astra Infra Tol Road Tangerang-Merak memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk kendaraan yang melintas di jalur tersebut selama arus balik lebaran 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill