Connect With Us

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Wajah baru Alun-alun Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

Sejak dibuka untuk umum setelah ditata Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, lokasi ini langsung menjadi primadona baru bagi warga yang haus akan ruang terbuka hijau di tengah hiruk-pikuk perkotaan.

Siapa sangka, area yang kini cantik dan tertata rapi ini dulunya adalah lahan bekas kantor kelurahan dan kecamatan yang rusak serta tidak terpakai.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah dengan merombak total kawasan tersebut.

"Dulu kondisinya terbengkalai karena kantor kelurahan dan kecamatan sudah pindah. Sekarang kita bongkar dan kita tata ulang. Di sebelahnya juga kita bangun taman bermain untuk anak-anak," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat meninjau lokasi tersebut.

Wajah baru Alun-alun Pondok Ranji kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menunjang aktivitas positif warga, di antaranya area bermain anak, jogging track dan area olahraga.

Lalu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) meliputi area duduk dan bersantai yang dikelilingi pepohonan, cocok untuk piknik keluarga. Desain yang tertata memungkinkan warga saling bertemu dan bersosialisasi dengan nyaman.

Kehadiran alun-alun ini disambut hangat oleh masyarakat. Audy Putri, salah satu warga setempat, mengaku kagum dengan perubahan yang ada.

"Senang sekali akhirnya di Pondok Ranji ada alun-alun yang bagus dan tertata seperti ini. Tadi saya datang bersama keluarga untuk melihat langsung, ternyata tempatnya nyaman dan cocok untuk warga berkegiatan," ungkapnya, Selasa 12 Mei 2026.

Senada dengan Audy, warga lain bernama Fesya berharap fasilitas ini dapat dijaga bersama. "Mudah-mudahan fasilitasnya bisa dijaga supaya tetap nyaman dan bersih. Ini bagus banget karena sekarang ada ruang terbuka gratis yang bisa dipakai bersama," tambahnya.

Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan melakukan perbaikan minor serta penambahan fasilitas secara bertahap sesuai kebutuhan lapangan.

"Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik, bahkan saat akhir pekan pengunjungnya penuh sekali. Kalau masih ada kekurangan nanti kita tambah sedikit demi sedikit. Yang penting ini bisa dimanfaatkan masyarakat," pungkas Pilar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill