Connect With Us

Jadi Pemicu ISPA, Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Diperkirakan Capai 30 Ribu

Muhamad Yusri Hidayat | Sabtu, 3 Oktober 2026 | 21:50

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat temuan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diduga kuat dipicu oleh Influenza tipe A. Jumlahnya mencapai 30.000 kasus sepanjang Januari hingga September 2026.

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menjelsakan temuan kasus influenza tipe A tersebut didasari dengan penemuan kasus ISPA di Kabupaten Tangerang. Pasalnya, sebagian besar kasus ISPA terjadi akibat penularan kasus Influenza tipe A. 

Meski demikian, kepastian diagnosa Influenza tipe A belum bisa dikonfirmasi secara uji laboratorium karena fasilitas kesehatan di wilayahnya belum menyediakan pemeriksaan spesifik tersebut.

"Kalau untuk Influenza tipe A itu kan harus ada pemeriksaan laboratorium. Di rumah sakit mana pun di Tangerang belum ada yang melakukan pemeriksaan itu. Sebenarnya ISPA sebagian besar penyebabnya virus influenza, cuma karena belum ada pemeriksaan khusus, kita tidak bisa mengklaim secara definitif sebagai Influenza A," ujar Hendra, Sabtu 3 Oktober 2026.

Penyebaran virus ini tergolong sangat cepat melalui kontak erat dan ciptaan percikan cairan (droplet), mirip dengan pola penularan COVID-19.

Kondisi minimnya curah hujan, udara kering yang pekat debu polutan, serta penurunan daya tahan tubuh akibat kelelahan dan kurang tidur turut memperparah situasi.

"Pada bulan September 2026 saja, tercatat kenaikan hampir 5.000 kasus baru," tambah Hendra.

Kasus ini tersebar merata di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang dan menyerang seluruh kelompok umur.

Hendra mengingatkan bahwa paparan virus ini berisiko memicu komplikasi fatal seperti bronkopneumonia, terutama bagi balita dan lansia yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) seperti asma atau bronkitis.

Guna menekan lonjakan penularan, Dinkes Kabupaten Tangerang mengimbau warga untuk memperketat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Masyarakat harus konsisten menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi buah dan sayur, serta menjaga waktu istirahat yang cukup," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill