Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TANGERANGNEWS.com-Harga cabai di Pasar Anyer Kota Tangerang sempat melonjak tajam, terutama pada jenis cabai setan.
Sebelumnya, harga komoditas tersebut sempat menyentuh Rp200 ribu per kilogram pada 31 Maret hingga 4 April 2025.
Fendi, pedagang bahan pokok di Pasar Anyar mengaku harga pokok sejak menjelang hingga usai Lebaran di H-3 ada kenaikan secara dramatis.
"Kenaikan harga saat lebaran Idulfitri kemarin sampai Rp 200 ribu, baru-baru saat ini ada penurunan 60 persen saja," ujarnya.
Saat ini, harga cabai setan berada di kisaran Rp95 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal yang biasanya Rp60 ribu per kilogram.
Begitu pula dengan jenis cabai lainnya, seperti cabai keriting merah yang saat ini dijual Rp70 ribu per kilogram dan sempat menyentuh Rp 150 ribu.
"Yang naik cabai aja, kalau yang lainnya sayur-sayuran itu normal," katanya.
Dia pun berharap, agar harga sayur mayur dan bahan pokok kembali stabil seperti sedia kala, agar pembeli di lapaknya itu tidak ikut merosot.
Di sisi lain, Fendy juga menitipkan pesan kepada Wali Kota Tangerang Sachrudin. Dia berharap, jika proses revitalisasi Pasar Anyar sudah 100 persen rampung, biaya sewa lapak jangan terlalu mahal.
"Kalau revitalisasi Pasar Anyar sudah sepenuhnya jadi, saya mau pindah ke sana. Tapi biaya sewa jangan mahal-mahal," pintanya.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews