Connect With Us

Bikin Semrawut, Pemkot Tangerang Bakal Relokasi Kabel Udara ke Bawah Tanah

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 22 April 2025 | 21:16

Kabel semrawut di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang tengah berupaya melakukan penanganan dan penataan ulang kabel-kabel udara yang semrawut di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang.

Sebab keberadaan kabel tersebut menganggu keselamatan dan kenyamanan warga, terutama pengendara yang melintas di Kota Tangerang.

Rencanya kabel-kabel yang berada di atas itu akan direlokasi ke bawah tanah.

Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan penataan kabel ini menjadi salah satu program prioritas Pemkot.

Saat ini, Pemkot Tangerang telah memperkuat sederet penanganan, mulai dari kolaborasi lurah dan camat untuk melakukan pendataan titik kabel udara yang semrawut di wilayahnya sebagai langkah awal.

Selanjutnya, Pemkot Tangerang pun telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor. Di antaranya melibatkan, Dishub, Satpol PP, DPUPR, Diskominfo, DPMPTSP, Bappeda, Disbudpar, Asda I, Asda II, Asda III, PDAM hingga PT TNG.

“Hasilnya, dibentuk Satgas Penataan Utilitas Kota yang saat ini, seluruh pihak pun sudah melakukan tahap demi tahap penanganan kabel udara tersebut sesuai dengan tupoksinya,” ungkap Ruta, Selasa 22 April 2025.

Tak hanya itu, DPUPR juga sudah melakukan pemanggilan untuk rapat koordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

Ia pun menjelaskan, Satgas Penataan Utilitas Kota pun sudah membuat program kerja yang siap direalisasikan secara bertahap.

Yaitu, melakukan relokasi ke bawah, wrapping kabel udara jika belum siap dilakukan pemindahan ke bawah dan penertiban.

“Penertiban paling jauh ialah pemutusan dengan tahapan sosialisasi, pemanggilan satu, dua, tiga hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas yaitu pemutusan,” jelas Ruta.

Kata Ruta, Pemkot Tangerang pun sudah menentukan pilot project pada tindakan relokasi kabel udara ke bawah.

“Pemkot Tangerang sudah berkoordinasi dengan APJATEL terkait rencana relokasi kabel udara ke bawah di dua lokasi pilot project, yaitu di Jalan Lio Baru dan Mohammad Toha,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat Kota Tangerang untuk turut terlibat dalam penataan utilitas kota ini.

“Dalam hal ini, masyarakat Kota Tangerang juga bisa melakukan pelaporan titik-titik kabel semrawut di wilayahnya melalui kanal pengaduan LAKSA atau ke kelurahan dan kecamatan,” tutupnya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

NASIONAL
BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan Barang dan Bahan Pokok Subsidi

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan Barang dan Bahan Pokok Subsidi

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:31

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill