Connect With Us

Mulai Agustus 2025, Syarat dan Cara Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:23

Petugas dari Dinkes setempat melakukan pemeriksaan terhadap siswa yang akan melakukan vaksinasi Covid-19. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan memulai program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk pelajar pada Agustus 2025 mendatang. 

Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang ditujukan bagi siswa-siswi dari tingkat SD hingga SMA, baik negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, program ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi perkembangan dan prestasi belajar siswa di sekolah.

Ia melanjutkan, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara bertahap di seluruh sekolah di wilayah Kota Tangerang.

“Cek Kesehatan Gratis untuk pelajar, yang menyasar 337.659 siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMA, baik negeri maupun swasta. Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan generasi muda,” kata dr. Dini.

Menurutnya, program ini juga menjadi upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak di Kota Tangerang tumbuh sehat dan siap bersaing secara akademik. 

Cara Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar Kota Tangerang 

Dalam pelaksanaannya, para orang tua diminta menandatangani formulir izin pemeriksaan kesehatan yang dibagikan melalui sekolah. 

Bagi siswa yang memiliki riwayat penyakit atau alergi, informasi tersebut juga diharapkan dapat dilampirkan guna mendukung pemeriksaan lanjutan. 

Untuk siswa berkebutuhan khusus, orang tua diminta mendampingi atau memberikan informasi tambahan kepada guru atau petugas kesehatan.

Pemeriksaan akan dilakukan langsung di lingkungan sekolah oleh petugas puskesmas serta tim dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang dengan dukungan guru UKS masing-masing sekolah. 

Pelaksanaannya dijadwalkan bertahap, meliputi sekolah umum, madrasah, hingga pesantren.

Syarat Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar Kota Tangerang 

Setiap siswa yang mengikuti pemeriksaan harus telah didaftarkan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau WhatsApp Chatbot Kemenkes RI. 

Selain itu, siswa juga harus terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Satu pekan sebelum pelaksanaan, siswa atau wali murid akan diminta mengisi kuesioner skrining mandiri secara digital.

Bagi siswa yang tidak memiliki ponsel, sekolah akan membantu proses pendaftaran melalui website ASIK menggunakan tautan atau kode QR. 

Data kuesioner yang telah diisi akan menjadi dasar pelaksanaan pemeriksaan di sekolah masing-masing.

Nantinya, hasil pemeriksaan akan diunggah melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile dan dapat diakses orang tua dalam bentuk rapor kesehatan digital. 

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

BANDARA
Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill