Connect With Us

Kebocoran Ganggu Suplai Air di Kota Tangerang, Perumda TB Targetkan Besok Sudah Normal

Yanto | Sabtu, 13 September 2025 | 21:43

Direktur Umum Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang Tommy Herdiansyah (kiri). (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Umum Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang Tommy Herdiansyah, buka suara terkait gangguan suplai air di sejumlah wilayah sejak beberapa hari terakhir.

Tommy mengungkapkan bahwa kebocoran terjadi secara tiba-tiba pada dua titik pipa utama di wilayah Neglasari, yang menyuplai air ke beberapa kecamatan di Kota Tangerang.

Namun, pihaknya langsung menurunkan tim teknis untuk memperbaiki setelah menerima laporan tersebut.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Begitu ada laporan dari warga, tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan secepat mungkin," ujar Tommy saat dikonformasi, Sabtu 13 September 2025.

Menurutnya, kebocoran tersebut disebabkan oleh faktor usia pipa yang sudah tua dan tekanan air yang meningkat akibat tingginya permintaan di musim kemarau ini. 

Meski demikian, Tommy memastikan bahwa sistem darurat telah berjalan dengan baik untuk meminimalkan dampak ke pelanggan.

Perumda Tirta Benteng juga menyiagakan mobil tangki air bersih bagi warga terdampak, khususnya di daerah yang aliran airnya terhenti total.

"Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan, termasuk melakukan evaluasi dan peremajaan jaringan pipa secara bertahap," tambah Tommy.

Tommy meminta warga untuk tetap tenang dan melaporkan jika ada tanda-tanda kebocoran serupa di lingkungan mereka. Pihaknya membuka layanan pengaduan 24 jam melalui call center dan aplikasi resmi mereka.

“Setiap harinya, kita distribusikan sekitar 105 tangki air. Untuk titik pendistribusian, kita salurkan ke empat kecamatan di zona 2, yaitu Periuk, Jatiuwung, Karawaci, dan sebagian di Cibodas,” jelasnya.

Tomy menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi mencakup suplai dan tekanan air pada saluran, serta monitoring rute jalur pendistribusian air.

"Target kami besok (Minggu 13 September 2025) sudah bisa tersalurkan kembali ke masyarakat, sehingga warga tidak perlu menunggu terlalu lama,” tandasnya.

Langkah ini dilakukan agar distribusi air kembali normal dan masyarakat bisa segera menikmati pelayanan air bersih dengan baik.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di wilayah Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, mengeluhkan suplai air dari Perumda TB yang berhenti sejak tiga hari lalu.

Dampaknya, sebagian masyarakat terpaksa membeli air galon isi ulang untuk mandi dan keperluan lainnya. Mereka juga meminta bantuan dari BPBD Kota Tangerang untuk menyuplai air dengan mobil tangki.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill