Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyediakan 979 unit rumah susun sewa sederhana (rusunawa) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Decky Priambodo menjelaskan, Pemkot Tangerang mengelola empat kompleks rusunawa yang beroperasi di beberapa titik.
Rinciannya, Rusunawa Manis Jaya dengan 464 unit, Rusunawa Gebang Raya berkapasitas 396 unit, Rusunawa Betet sebanyak 50 unit, serta Rusunawa Cipta Griya Kedaung yang memiliki 69 unit.
“Tidak hanya terjangkau, kami memastikan rusunawa yang disediakan telah dilengkapi fasilitas yang layak dan memadami mulai dari ruang terbuka hijau, sarana ibadah, dan akses terhadap fasilitas publik yang mudah,” ujar Decky, Selasa, 30 September 2025.
Menurutnya, sebagian besar unit tersebut sudah dihuni dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi jawaban atas kurangnya ketersediaan hunian layak di kota yang pertumbuhan penduduknya terus meningkat.
Rusunawa yang disediakan pemerintah kota ini dibanderol dengan harga sewa yang sangat murah. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2023, tarif sewanya dimulai dari Rp90 ribu per bulan.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews