Connect With Us

Alat Peraga Kampanye Pilgub Banten Dibersihkan

| Rabu, 19 Oktober 2011 | 17:35

Penertiban alat peraga kampanye. (tangerangnews / sns)

TANGERANG-Puluhan ribu aalat peraga kampanye atau atribut kampanye milik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur disikat habis aparat gabungan dari Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Pertaman dan Panwaslu Kota Tangerang.
 
Penertiban dilakukan lantaran sejak Rabu (19/10), merupakan masa tenang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten yang harus bersih dari atribut kampanye calon.
 
Penertiban dilakukan secara menyeluruh di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang. Pelaksananya, Trantib Kecamatan, Panwascam dan juga aparat Satpol PP yang ada di masing-masing kecematan. “Semuanya kami tertibkan. Ini kan sudah masuk hari tenang,” kata Abdul, aparat Trantib Kecamatan Cipondoh saat penertiban, Rabu (19/10).
 
Pantauan di Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. Hasyim Asyari, dan Jl. Maulana Hasanudin, secara teratur atribut tersebut ditertibkan oleh aparat. Atribut berbagai ukuran itu banyak terpasang di pepohonan, tiang listrik dan bambu-bambu yang sengaja dibuat warga untuk pemasangan atribut. Sayangnya, untuk sejumlah atribut yang terpasang di billboard di sepanjang jalan itu masih belum dapat diturunkan, karena tidak ada alat untuk menurunkannya.
 
“Untuk atribut yang di pasang di billboard itu akan kami koordinasikan dengan dinas kebersihan dan dinas perizinan untuk penertibannya. Sebab, kami tidak punya alat-alat untuk menurunkak yang dipasang di billboar. Apalagi, itu ada izinnya,” jelas Abdul.
 
Meskipun demikian, dia menegaskan, semua atribut kampanye yang dipasang di sepanjang jalur protokol di Kota Tangerang memang akan ditertibkan sesuai dengan kesepakatan dan rekomendasi penyelenggara Pilgub Banten, dalam hal ini Panwaslu dan KPU Kota Tangerang. “Tapi hari ini (kemarin) kami akan menertibkan seluruh atribut kampanye tersebut,” jelasnya.
 
Ketua Panwaslu Kota Tangerang Wahyul Furqon, berdasarkan surat yang dikeluarkan lembaganya tertanggal 16 Oktober 2011, Nomor 002/DIV.WAS/148/PANWASLUKADA KOTA TNG/X/2011 prihal Peringatan Pembersihan Atribut Kampanye, pihaknya telah meminta langsung kepada tim kampanye pasangan calon untuk membersihkan atribut kampanye mereka sebelum tanggal 19 Oktober 2011.
 
Sayangnya kata Wahyul, sampai pada tanggal tersebut, atau bersamaan dimulainya hari tenang, belum satupun tim pasangan calon yang menertibkan atribut kampanye calonnya sendiri.  “Berdasarkan surat itu, atribut kampanye yang tidak dibersihkan tim kampanye pasangan calon, maka akan kami tertibkan,” ucapnya. (DRA)
 
 

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill