Connect With Us

Sulit Ajukan Kartu Multiguna, Warga Pabuaran Tumpeng Demo Kelurahan

| Rabu, 26 Oktober 2011 | 17:05

Mahasiswa melakukan aksi demo terkait Kartu Multiguna. (tangerangnews / dira)


 
TANGERANG-Puluhan warga Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang mendemo Kantor Kelurahan setempat,  Rabu (26/10). Demo tersebut dipicu oleh salah salah satu warga yang dipersulit pihak Kelurahan ketika mengajukan pembuatan Kartu Multiguna lantaran mendukung pasangan Calon Gubernur tertentu dalam Pilkada Provinsi Banten 2011.
 
Para warga ini menggeruduk kantor Kelurahan untuk meminta pertanggungjawaban Lurah. Namun mereka gagal karena Lurah dan staffnya tidak sedang berada di tempat. Mereka pun menyampaikan aspirasinya dengan menempel kertas yang berisi bertulisan “Jangan Takut Multiguna Dicabut, Masih Ada Atut”.

Menurut pengakuan Lukman Nurhakim, 25, warga RT 3/10, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, peristiwa penolakan yang dialaminya terjadi pada Senin (24/10). Ketika itu ia mengajukan pembuatan kartu multiguna ke Kantor Kelurahan Pabuaran tumpeng untuk membiayai persalinan istrinya, Siti Nurlela, 22, di Rumah Sakit Pratiwi, Sumur Pacing, Kota Tangerang.

 Namun, ia dipersulit oleh pihak Kelurahan dengan alasan ia merupakan pendukung calon Gubernur Banten nomor urut 1, Ratu Atut Chosyah. “Salah satu staff kelurahan bilang ‘kalo butuh bantuan kesini, giliran milih (mencoblos) kesana’. Kartu Multiguna itu katanya dipending untuk pendukung Atut,” terang Lukman.

 Lukman menambahkan, biaya persalinan istrinya malah dibayar oleh Atut sebesar Rp 3 juta. “Itu untuk biaya persalinan dan rawat inap sebanyak 4 hari,” ungkapnya.
 Koordinator Aksi demo Ahmad Firdaus sangat menyayangkan pihak Kelurahan yang mempersulit pengajuan kartu multiguna. Ia menuntut pihak Kelurahan meminta maaf kepada Lukman.

“Lurah harus minta maaf. Kartu multiguna ini pakai dana APBD yang diperuntukkan untuk rakyat kurang mampu. Jangan dipolitisir karena Lukman mendukung Atut,” tegasnya.(RAZ)
 

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill