Connect With Us

Sekolah Negeri Terbatas, Wali Kota Sachrudin Larang Titip Menitip

Redaksi | Senin, 4 Mei 2026 | 18:27

Wali Kota Sachrudin menandatangani komitmen bersama SPMB berintegritas di ruang akhlak Karimah, Senin 4 Mei 2026. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com — Wali Kota Tangerang Sachrudin menjamin akses pendidikan tanpa celah praktik titip-menitip.

Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung di sekolah negeri.

“Yang paling penting, setiap anak harus tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Tidak boleh ada yang putus sekolah,” tegasnya usai penandatanganan komitmen bersama SPMB berintegritas di ruang akhlak Karimah, Senin 4 Mei 2026.

Ia mengakui daya tampung sekolah negeri masih terbatas. Karena itu, masyarakat diminta tidak memaksakan kehendak agar anaknya masuk sekolah negeri, apalagi dengan cara-cara yang melanggar aturan.

“Jangan ada praktik titip-menitip atau intervensi dalam bentuk apa pun. Kita ingin proses ini berjalan adil dan berintegritas,” ujarnya.

Sebagai solusi, Pemkot Tangerang telah menggandeng ratusan sekolah swasta yang kini digratiskan untuk masyarakat. Saat ini terdapat 63 SD dan 79 SMP swasta yang bisa menjadi alternatif tanpa biaya.

Sachrudin menekankan, sekolah swasta bukan pilihan kelas dua. Ia bahkan mencontohkan perjalanan hidupnya yang mengenyam pendidikan di sekolah swasta hingga akhirnya menjadi wali kota.

“Saya sekolah di swasta, kuliah juga di swasta. Sambil kerja, pernah jadi satpam, nyopir angkot. Tapi bisa jadi wali kota. Artinya, bukan soal sekolahnya, tapi bagaimana kita berusaha,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak stigma sekolah favorit yang dianggap menjamin masa depan anak.

“Banyak yang berpikir harus masuk sekolah favorit supaya berhasil. Padahal itu bukan jaminan. Semua tergantung usaha dan bimbingan orang tua,” jelasnya.

Menurutnya, peran keluarga justru menjadi kunci utama dalam menentukan keberhasilan pendidikan anak, bukan semata pilihan sekolah.

Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga menghadapi dilema dalam menambah jumlah sekolah negeri. Meski ada rencana pembangunan, pihaknya tetap harus menjaga keseimbangan dengan keberlangsungan sekolah swasta.

“Pendidikan ini tidak hanya dibangun pemerintah, tapi juga swasta. Ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Sachrudin mengungkapkan, bahkan pernah ada pihak sekolah swasta yang menyampaikan kekhawatiran jika pembangunan sekolah negeri dilakukan secara masif.

Dengan kondisi tersebut, Pemkot memilih memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta sebagai solusi jangka pendek dan menengah.

Fenomena orangtua yang rela antre hingga mendatangi wali kota demi kursi di sekolah negeri pun diakui Sachrudin. Ia meminta masyarakat lebih realistis dan memanfaatkan opsi yang sudah disediakan pemerintah.

“Kalau semua mau ke negeri, tidak akan cukup. Maka manfaatkan sekolah swasta gratis yang sudah ada,” tandasnya.

KAB. TANGERANG
Lagi Cari Rumput, Warga Dikejutkan Buaya Tengah Bertelur di Bantaran Sungai Cimanceuri

Lagi Cari Rumput, Warga Dikejutkan Buaya Tengah Bertelur di Bantaran Sungai Cimanceuri

Rabu, 5 Agustus 2026 | 00:02

Warga Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan penemuan seekor buaya yang sedang bertelur dekat pemukiman, pada Selasa 4 Agustus 2026.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill