Connect With Us

Banyak Cabor di Porprov Banten 2026, KONI Kota Tangerang Ragukan Semua Daerah Ikut

Redaksi | Rabu, 6 Mei 2026 | 10:13

Wakil Ketua KONI Kota Tangerang Arsani Maidi, Rabu 6 Mei 2026. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com — Penetapan 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprov Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan menjadi perhatian serius KONI Kota Tangerang.

Wakil Ketua KONI Kota Tangerang, Arsani Maidi mengungkapkan, sebenarnya Kota Tangerang telah melakukan berbagai persiapan, salah satunya melalui program pemusatan latihan cabang (Puslatcab).

“Kami sudah mempersiapkan atlet melalui program Puslatcab. Itu menjadi langkah awal untuk menghadapi Porprov,” ujarnya.

Namun, dengan banyaknya jumlah cabor yang dipertandingkan, Arsani menilai ada sejumlah hal krusial yang perlu menjadi perhatian bersama.

Pertama, menurutnya, penentuan cabor seharusnya mempertimbangkan cabang olahraga yang dipertandingkan di level Olimpiade agar pembinaan atlet lebih terarah dan berkelanjutan.

Kedua, ia menyoroti potensi dampak efisiensi anggaran terhadap kesiapan daerah dalam mengirimkan atlet.

“Dengan kondisi sekarang, efisiensi anggaran pasti berdampak. Ini harus jadi pertimbangan,” katanya.

Selain itu, kesiapan tuan rumah juga menjadi sorotan. Arsani menilai hingga saat ini persiapan Kota Tangerang Selatan masih belum optimal.

“Kesiapan tuan rumah dinilai masih jauh dari kata siap. Ini yang jadi perhatian KONI Kota Tangerang,” tegasnya.

Ia juga meragukan seluruh daerah di Banten akan menurunkan atlet di semua cabor yang dipertandingkan. Pasalnya, tidak semua cabang olahraga telah terbentuk atau menjadi anggota KONI di masing-masing daerah, termasuk di Kota Tangerang.

“Saya hakul yakin. Tidak semua daerah akan ikut semua cabor. Di Kota Tangerang sendiri masih ada cabor yang belum menjadi anggota KONI,” jelasnya.

Menghadapi situasi tersebut, KONI Kota Tangerang telah melaporkan kondisi terkini kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta akan meminta arahan langsung dari wali kota.

“Kami sudah melaporkan ke Dispora. Selanjutnya kami akan meminta arahan dari wali kota sebagai kepala daerah. Saya yakin beliau punya niat baik untuk hal ini,” ujarnya.

Terkait target pada Porprov Banten 2026, Arsani menyebut pihaknya masih akan melakukan kajian dan pemetaan ulang kekuatan atlet di tiap cabang olahraga.

Meski demikian, ia menegaskan cabang olahraga yang sebelumnya berhasil meraih juara umum diminta tetap menjaga konsistensi prestasi.

“Target akan kita kaji kembali melalui mapping. Tapi yang pasti, cabor-cabor yang sudah juara umum harus tetap konsisten,” pinta Arsani yang membidangi prestasi olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menyambut baik penyelenggaraan Porprov Banten 2026 yang akan digelar di Kota Tangsel. 

Namun, ia menegaskan bahwa banyaknya cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan akan berdampak besar terhadap kebutuhan anggaran.

Menurut Kaonang, idealnya kepastian jumlah cabor sudah ditetapkan jauh hari sebelum pelaksanaan. Hal ini penting agar perencanaan anggaran dan akomodasi atlet bisa dilakukan secara matang.

“Harusnya 12 bulan sebelum Porprov dilaunching sudah ada kepastian cabor. Dengan begitu, akomodasi dan persiapan anggaran bisa lebih siap,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini Dispora tengah berkoordinasi dengan KONI Kota Tangerang untuk menghitung kebutuhan akomodasi, seiring banyaknya jumlah cabor yang akan dipertandingkan.

“Kita sedang bahas dengan KONI untuk menyiapkan akomodasi, karena jumlah cabor ini luar biasa banyak,” katanya.

Kaonang juga berharap Kota Tangerang tetap mampu bersaing dan bertahan dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Semoga Kota Tangerang bisa survive di Porprov yang akan datang di Tangsel nanti,” tambahnya.

Sementara itu, dinamika persiapan juga muncul dari sisi teknis pembinaan atlet. Diketahui, dari total cabor yang disiapkan KONI Kota Tangerang, terdapat sedikitnya 16 cabor yang tidak masuk dalam program pemusatan latihan cabang (Puslatcab).

Di luar prediksi, 16 cabor tersebut justru masuk dalam daftar yang dipertandingkan di Porprov Banten 2026. Kondisi ini membuat KONI harus memutar otak untuk menyiapkan kembali pembinaan agar para atlet dari cabor tersebut tetap bisa ikut berkompetisi.

Situasi ini dinilai menjadi tantangan tersendiri, baik dari sisi kesiapan atlet maupun pembiayaan di tengah target juara umum yang tetap ingin dicapai Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG
Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 44 Tersangka Kasus Narkotika dan Obat Keras Ilegal, Nilai Barang Bukti Rp200 Juta

Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 44 Tersangka Kasus Narkotika dan Obat Keras Ilegal, Nilai Barang Bukti Rp200 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Polres Metro Tangerang Kota bersama jajaran Polsek membongkar 37 kasus tindak pidana narkotika dan peredaran obat keras ilegal sepanjang bulan September 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill