Connect With Us

Cemburu Picu Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:07

Potongan video CCTV caddy golf di Modernland, Kota Tangerang, diduga jadi korban penganiayaan seorang member. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang caddygolf di Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang akhirnya terungkap.

Pihak kepolisian membeberkan bahwa aksi kekerasan tersebut murni dipicu oleh masalah kecemburuan.

Pelarian pelaku berinisial FP, 38, berakhir setelah tim buser berhasil meringkusnya di wilayah Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Jumat 26 Juni 2026.

Plt Kasihumas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan mengungkapkan kronologi adu mulut yang berujung pada penganiayaan tersebut.

Insiden bermula saat tersangka meminta seorang marshall lapangan golf berinisial VD untuk membelikan minuman. Setelahnya, tersangka mengucapkan kalimat, "Terima kasih adikku sayang."

Mendengar ucapan manis tersebut, korban yang selama ini kerap melayani tersangka saat bermain golf langsung tersulut emosi.

"Adu mulut hebat antar keduanya tidak terhindarkan di area lapangan hingga berujung pada tindakan penganiayaan," jelas AKP Iwan.

 

Kepala Korban Dijambak dan Diinjak

Aksi kekerasan FP sempat terekam kamera dan videonya beredar luas di jagat media sosial. Dalam potongan video yang viral tersebut, tampak jelas tindakan brutal yang diterima oleh korban.

Tersangka dengan tega menjambak rambut korban dan menariknya secara paksa keluar dari mobil golf (baggy golf) hingga korban terbanting keras ke aspal jalan.

Tidak sampai di situ, pelaku bahkan terekam menginjak bagian leher dan kepala korban. Beruntung setelah penganiayaan tersebut, korban masih bisa bangkit dan duduk kembali di mobil golf.

Peristiwa menegangkan itu sendiri terjadi pada Selasa 23 Juni 2026 sekitar pukul 19.51 WIB. Setelah melakukan gelar perkara dan memeriksa sejumlah saksi, penyidik resmi menetapkan FP sebagai tersangka.

 

Proses Hukum

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu laporan masyarakat masuk dan video insiden tersebut viral.

Ia memastikan proses hukum berjalan tegas tanpa pandang bulu.

"Kami berkomitmen memberikan kepastian hukum terhadap setiap tindak pidana yang terjadi. Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, pelaku berhasil kami amankan di Bandar Lampung dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tegas Jauhari.

Jauhari juga mengingatkan masyarakat bahwa persoalan pribadi atau perbedaan pendapat tidak boleh diselesaikan dengan cara-cara kekerasan.

Ia mengimbau warga untuk selalu mengedepankan komunikasi yang baik demi menjaga situasi kamtibmas.

Saat ini, FP telah mendekam di sel tahanan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

AYO! TANGERANG CERDAS
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Rabu, 24 Juni 2026 | 08:20

Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill