Connect With Us

Belum Sebulan Menghirup Udara Bebas, Residivis Curanmor Ditangkap Lagi saat Beraksi di Pinang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Rekaman CCTV residivis curanmor yang belum sebulan bebas dari penjara kembali beraksi di kawasan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial YS, 34, ditangkap polisi saat diduga sedang mencuri sepeda motor milik warga di Jalan Jawa I, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis 9 Juli 2026, siang. 

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui merupakan residivis kasus serupa yang baru bebas dari lembaga pemasyarakatan pada akhir Juni 2026.

Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko mengatakan, penangkapan bermula ketika Unit Reskrim Polsek Pinang yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Renno sedang melaksanakan patroli antisipasi kejahatan jalanan di wilayah hukumnya.

Ketika di TKP, anggota melihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan sedang berusaha membawa kabur sepeda motor milik warga.

"Petugas langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di lokasi sebelum sempat melarikan diri," ujar Adityo, Jumat 10 Juli 2026.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu set kunci letter T beserta anak kunci yang diduga digunakan sebagai alat untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda CRF 150 warna hitam milik korban yang berhasil diselamatkan, satu set kunci letter T, serta rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.

"Dari hasil pendalaman sementara, pelaku merupakan residivis yang baru keluar dari lapas pada akhir Juni 2026 dan diduga sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor," tambahnya.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku serta mengembangkan kemungkinan keterlibatannya dalam sejumlah kasus curanmor lainnya di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa Operasi Berantas Jaya 2026 akan terus dioptimalkan untuk menekan angka kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan. Patroli akan terus ditingkatkan dan setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat," tegasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan serta memilih lokasi parkir yang aman.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

KOTA TANGERANG
PMI Salurkan Bantuan ke 4 Keluarga Terdampak Kebakaran di Neglasari

PMI Salurkan Bantuan ke 4 Keluarga Terdampak Kebakaran di Neglasari

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:59

Merespons kebakaran yang menghanguskan empat rumah di Jalan Irigasi RT 02/RW 04, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, pada Jumat 10 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, PMI Kota Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga penyintas.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill