Connect With Us

Jenazah Kacab Kantor Pos Cipondoh akan Dimakamkan di Bandung

| Selasa, 6 Desember 2011 | 13:44

Iis Lisdianty istri Rahmat Santosa di RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Rahmat Santoso, Kepala Cabang Kantor Pos Cipondoh, Tangerang, tewas dibunuh orang tak dikenal, Senin (5/12/2011) kemarin.
Saat ini jenazah masih berada di RSUD Tangerang. Setelah selesai divisum, korban langsung dibawa ke kampung halamannya di Cimahi, Jawa Barat, untuk dimakamkan hari ini juga.

"Setelah divisum, keluarga akan membawa langsung ke Bandung untuk dimakamkan hari ini juga di Batujajar Cimahi, sebuah pemakaman keluarga," kata kakak Rahmat Santoso, Susi, di RSUD Tangerang, Selasa (6/12/2011).

Dia akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang terletak di belakang rumah orang tua Rahmat di Cimahi. "Tepat di belakang rumah orang tuanya di Jl Batujajar, Cimahi," imbuh Susi. Susi pun berharap kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap pembunuh adiknya itu.

Susi menceritakan, orang tua Rahmat sempat mempunyai firasat akan kematian putranya. Satu minggu sebelum kejadian, ibunda Rahmat meminta agar pohon mangga yang terletak di belakang rumahnya agar ditebang supaya mudah membuat kuburan.

"Sebelum meninggal, maminya, Yuliati sempat ngomong ke keluarga, meminta pohon mangga di belakang rumah agar ditebang. Alasannya, biar gampang bikin kuburan. Ternyata itu merupakan firasat," tutur Susi.

Sementara istri Rahmat, yang juga berada di RSUD Tangerang tampak menangis sedih. Beberapa rekan kerja istri Rahmat, yang juga pegawai kantor pos, berdatangan untuk memberikan ucapan bela sungkawa.
Rahmat meninggalkan tiga orang anaknya, Fitri Refany,18, Rizky Rivaldy,15, dan Dzikri Azmi,10.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Pos Cabang Tangerang, Rusdi, menceritakan selama hidup, Rahmat merupakan pegawai yang baik. "Korban telah bekerja selama 10 tahun sebagai pegawai Kantor Pos dan Giro, sedang sebagai kepala cabang 2 tahun belakangan. Selama bekerja orangnya baik, tidak pernah ada masalah dengan teman. Prestasinya juga lumayan," papar Rusdi.

"Korban beralamat di Jl Anjelin II, Blok E 20, Nomor 28 Perumahan Pondok Indah, Kotabumi, Kabupaten Tangerang. Korban berusia 43 tahun. Memiliki istri yang juga bekerja di Kantor Pos dan Giro di Tangerang. Dia memiliki 3 orang anak," imbuhnya.(DRA)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill