Connect With Us

Jenazah Rizal Akhir Ditemukan, Danau Buatan Dipagar

| Kamis, 8 Desember 2011 | 17:34

Tim Sar mencari korban tenggelam. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Jenazah M Rizal,15, warga Jalan Salak Putih, Paku Jaya, Tangerang Selatan (Tangsel) yang  hilang tercebur di Danau Tampak Siring RT 12 / 08 Perumahan Duta Bintaro, Pinang, Kota Tangerang pada Rabu (7/12), akhirnya ditemukan pada Kamis (8/12) siang tepat pukul 14.48 WIB oleh tim penyelamat.

Saat ditemukan, tubuh Rizal sudah terbujur kaku, dengan baju bercampur lumpur. Proses pencarian yang cukup lama, karena jasad Rizal menyangkut pada sebuah ranting pohon yang ada di dasar danau buatan tersebut.

Secara tiba-tiba seorang tim penyelamat, muncul dari permukaan danau sambil memegang jasad Rizal. Ratusan warga yang sejak pagi hari menonton proses pencarian itu, langsung tepuk tangan. "Akhirnya ketemu juga, sudah seharian mencari," ujarnya.

Selanjutnya jasad Rizal langsung dibawa dengan mobil ke rumah duka, yakni di Jalan Salak Putih. Ratusan warga turut menyertai jasad Rizal. Menurut Kuding, pihaknya secepatnya akan mengubur Rizal, mengingat kondisi jasad yang sudah sehari semalam tenggelam.

Sementara itu, menurut Didi Saaroby, petugas Satpam Duta Bintaro, danau buatan tersebut sudah dibuat sejak tahun 2001. Tujuan pembuatan danau itu oleh pihak pengembang, PT Paksi Eka Mulya, adalah sebagai tandon. Karena sebelum ada danau tersebut, setiap kali hujan pasti perumahan itu banjir. Namun setelah ada danau buatan, banjir tidak terjadi lagi.

Untuk menghindari adanya kecelakaan serupa, pihak pengembang membuat tembok dan memasang papan peringatan, agar warga tidak bermain di area danau.

Sebab kedalaman danau itu cukup dalam yaitu tiga meter pada bagian pinggir, dan tujuh meter pada bagian tengah. "Tapi warga tetap bandel mas, tetap mancing di sini," ujar Didi. (DRA)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill