Connect With Us

2 WN Iran yang Kabur dapat Kunci Inggris dari Pengunjung

| Minggu, 11 Desember 2011 | 09:03

WN Iran yang buron. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG
-Aksi melarikan diri dua narapidana warga Negara Iran Mehrdad Ghaledar  bin Mahdi ,27, dan Ali Akbar Faharani Huk ,27, dari  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Tangerang, ternyata dibantu oleh rekannya yang pernah berkunjung beberapa hari lalu.
 
Hal itu diketahui dari keterangan Mehrdad yang berhasil ditangkap petugas jaga Lapas sesaat setelah ia melarikan diri, Sabtu (10/12) sekitar pukul 04.00 WIB.
 
“Teman mereka dari luar yang menjenguk sekitar 3- 5 hari lalu membawa kunci inggris yang disembunyikan di dalam kaos kakinya. Memang saat itu petugas lalai tidak melakukan pemeriksaan secara detail hingga bisa lolos,” kata Kepala Lapas Pemuda Tangerang Kunto Wuryanto, saat jumpa pers di tempat kerjanya Sabtu (10/12).
 
Kunci inggris tersebut kemudian digunakan kedua tahanan tersebut untuk membuka kunci central lock rel kamar 12 Blok A. Lalu mereka naik ke genteng dengan tangga yang telah mereka siapkan dan keluar turun melalui pagar depan Lapas.
 
Kunto menambahkan, selain kunci inggris, mereka juga mendapat bantuan jemputan taksi yang dipesan sekitar pukul 02.00 WIB.

“Taksi itu menunggu di dekat Lapas. Tapi setelah 30 menit menunggu si pemesan taski tidak datang, akhirnya supirnya kesal dan langsung pergi. Mungkin kalau taksinya masih ada, mereka langsung kabur jauh,” tambahnya.
 
Kunto mengaku petugasnya lalai dalam menjalankan tugas. Namun ia juga tidak mengetahui petugas yang saat itu tengah berjaga.

Menurutnya, saat ini, pihaknya sedang fokus mengejar salah satu tahanan yang masih buron. “Kita sudah koordinasi dengan Polres Metro Kota Tangerang, Imigrasi, Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Banten serta Dirjen Kementerian Hukum dan Ham dalam melakukan pengejaran,” tandasnya.(RAZ)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill