Connect With Us

Warga Kota Tangerang Keluhkan Jalan & Drainase Rusak

| Selasa, 31 Januari 2012 | 20:42

Jalan rusak, membahayakan pengendara. (tangerangnews / SP)

 
TANGERANG - Sejumlah warga di beberapa wilayah di Kota Tangerang mulai mengeluhkan jalan rusak yang terjadi akibat curah hujan. Warga berharap, pemerintah daerah setempat segera melakukan perbaikan sebelum kualitas jalan semakin memburuk.
 
Ahmad ,32, warga Jatiuwung mengatakan, semenjak musim hujan, beberapa jalan yang sebelumnya hanya berlubang kecil, kini sudah menjadi lubang besar dan cukup menggangu akses lalu lintas. Salah satunya, jalan masuk antara Sabar Subur-Istana Nelayan, Kecamatan Jatiuwung.
 
“Mohon jalannya diperbaiki, lubanganya sangat besar, kalau hujan datang dan tertutup genangan sangat membahayakan. Belum lagi, sampah dari selokan kerap naik dan menuimpuk di lubang besar itu, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap,” kata Ahmad.
 
Sementara itu, sejumlah warga di Kecamatan Priuk juga mengeluhkan hal yang sama. Mereka berharap agar jalan rusak yang ada di jalan M Toha atau Jalan Raya Mauk, tepatnya di pertigaan Kotabumi, Kota Tangerang bisa segera diperbaiki. Sebab, kondisi jalan di lokasi tersebut rusak dan berlubang.
 
Dampak dari jalan rusak sendiri, kerap terjadi kemacetan. Bahkan tidak sedikit pengendara yang terjatuh karena terperosok di jalan yang rusak itu. “Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan di jalan ini. Karena kondisinya sangat rusak dan berlubang, khawatir akan mencelakakan pengendara motor,” ujar Rusli (26), warga Priuk.
 
Rusli menambahkan, rusaknya jalan tersebut terjadi sejak lama. Terlebih dengan tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini, yang membuat kedalaman lubang di jalan tersebut semakin dalam. “Kami tidak tahu ingin mengadukan kemana. Tapi kami yakin sekali pemerintah akan cepat melakukan perbaikan, karena memang di jalan ini sangat padat lalu lintas,” kata Rusli.
 
Senada diungkapkan Hanapi ,38, warga Priuk lainnya. Menurutnya, saat hujan, jalan tersebut becek dan licin. Pernah ada warga pengendara yang terjatuh karena terperosok. "Pernah kami memasang pohon kecil sebagai tanda agar tidak dilintasi, tapi tidak efektif,” jelasnya
Pantauan wartawan di lapangan, ada beberapa titik lokasi jalan rusak di jalan M Toha. Selain di pertigaan ke arah Kotabumi, ada juga jalan yang rusak ke arah Cadas Sepatan. Kondisi jalannya rusak itu berlubang.
 
Desakan perbaikan jalan rusak juga diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Sjaefudin Z Hamadin. Menurutnya, hasil reses yang digelar di Kecamatan Cibodas dan Priuk belum lama ini,  warga masih mengeluhkan soal seputar persoalan banjir dan jalan rusak di lingkungan mereka.
 
Menurutnya, warga di Kecamatan Cibodas mengeluhkan sering terjadi genangan air di Jalan Prabu Siliwangi, Jalan Borobudur, Jalan Prambanan, Jalan Palem Raya, Jalan Hayamuruk, Kecamatan Cibidas. Demikian juga dengan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Priuk. “Genangan banjir yang sering terjadi saat turun hujan bisa lebih di atas 50 centimeter ketinggian air. Genangan itu terjadi akibat buruknya drainase dan tersumbatnya gorong-gorong yang ada dan membuat jalan rusak,” paparnya. (SNS)
NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Tidak Perlu ke Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Kantor Kecamatan dan Kelurahan Tangerang

Tidak Perlu ke Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Kantor Kecamatan dan Kelurahan Tangerang

Sabtu, 4 Juli 2026 | 17:18

Warga Kabupaten Tangerang yang ingin menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor (PKB), kini tidak peru repot-repot ke kantor cabang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill