Connect With Us

Anak Ahok Bantu Pembunuhan

| Kamis, 12 April 2012 | 18:10

Ilustrasi (antara / antara)


TANGERANG-Ahok, 58, pemulung yang membunuh Suhendi karena berebut lahan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dalam askinya dibantu oleh anaknya, Samsul. Namun hingga kini, Polisi baru berhasil menangkap Ahok di rumah istri mudanya di Kampung Ujung Pendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/4).

Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada ketika ditanya terkait keterlibatan Samsul dalam aksi pembunuhan tersebut mengaku masih melakukan pendalaman. "Sedang kita dalami. Kemarin masih dalam pencarian," ungkapnya singkat, Kamis (11/3).

Kapolres menjelaskan, motif pembunuhan tersebut dilatar belakangi perebutan lahan TPS di RT 1/1, Kelurahan Kedaung Baru. Korban ingin memiliki sendiri TPS tersebut, lalu merubuhkan tembok TPS. Kemudian pelaku menegurnya, namun korban tidak menerima. "Lalu terjadilah cek cok mulut. Korban merasa tidak senang langsung memukuli pelaku," ungkapnya.

Ternyata masalah itu berbuntut panjang, Ahok kemudian pulang ke rumah dan mengambil sebilah pisau dapur. Ia lalu kembali mendatangi korban di TPS. "Di lokasi, pelaku menusuk korban beberapa kali hingga tewas di tempat," ungkap Kapolres.

Setelah membunuh korban, Ahok langsung melarikan diri ke rumah istri mudanya di Indramayu. Tim gabungan dari Polres Metro Kota Tangerang dan Polsek Neglasari yang telah mendapat informasi keberadaan Ahok kemudian melakukan pengejaran. "Tim berhasil menangkap dia tanpa perlawanan," tambah Kapolres.

Kapolres mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku untuk membunuh dan baju milik korban. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Ahok dijerat Pasal 340 subsider 338 KUHP. "Ancaman hukumannya 20 tahun penjara," terangnya.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill