Connect With Us

Tinggal Sendirian di Rumah, Dosen Ditemukan Tewas di Ciledug

| Minggu, 15 April 2012 | 22:01

Warga bekumpul untuk melihat jenazah korban di lokasi. (tangerangnews / hendra)


TANGERANG
-Warga Ciledug Kota Tangerang dikejutkan dengan ditemukannya mayat di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Kalpaltaru, RT 05 RW 07 No.28  Perumahan Larangan Indah, Larangan, Kota Tangerang.

Menurut informasi yang didapat, mayat tersebut adalah seorang dosen disebuah perguruan tinggi yang ada di Jakarta, bernama Suwanci Sisworaharjo ,73. Warga menemukan jenazah Suwanci pada Minggu (15/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban yang tinggal sendirian di kediamannya RT.05/07, baru diketahui tak bernyawa setelah warga ingin menjumpainya. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan luka memar di sekujur tubuhnya. "Dia dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta. Saat warga ingin ke rumahnya tidak ada suara jawaban dari dalam. Kemudian diperiksa, korban sudah tidak bernyawa," kata Dahlan, warga sekitar.

Penemuan jasad korban pun segera dilaporkan kepada aparat Kepolisian Polsek Ciledug. Tak berapa lama, polisi yang datang langsung membentangkan garis polisi di kediaman korban, dan melakukan olah tempat kejadian perkara. (TKP).

"Sampai jam 22.00 WIB, rumah masih dijaga ketat polisi," imbuhnya.

Aparat kepolisian Polsek Ciledug yang dihubungi wartawan, membenarkan adanya kasus tindak kekerasan dan pembunuhan tersebut. Sayang, aparat yang enggan disebutkan namanya ini tidak menyebutkan lebih rinci, modus pembunuhan. "Kami masih melakukan olah TKP. Penyebab dan modus peristiwa masih dalam pemeriksaan," jelas tersebut.


Dia juga menginformasikan, belum dikatahui jelas apa saja barang korban yang hilang dan dirampas pelaku. Yang jelas, dari pemeriksaan awal, korban meninggal karena tindak kekerasan.

"Belum kami tahui apa saja yang hilang. Lebih jelasnya silahkan tanyakan ke Kapolsek," singkatnya. Sedangkan Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang AKBP Rahmat ketika dimintai informasinya, hanya membaca pesan melalui BBM. Tak lama setelah itu, teleponnya tidak aktif.  (DRA)

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

TANGSEL
Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Rabu, 23 September 2026 | 18:36

Seorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill