Connect With Us

Dindik Klaim 80 Persen Guru Kota Tangerang Bergelar S1

| Jumat, 25 Mei 2012 | 18:11

Zaenudin. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Dinas Pendiidkan (Dindik) Kota Tangerang menyatakan, sekitar 80 persen dari 23.000 guru sudah bergelar S1. Hal itu mengacu pada UU No 14/2005 tentang persyaratan guru SD sampai SMA minimal lulusan S1.
 
"Dari 23.000 guru plus 4.600 guru dari Kementerian Agama, 80 persen sudah S1. Jadi sudah bisa dibilang profesional," ucap Kepala Dindik Kota Tangerang Zaenuddin, saat acara diskusi bertema profesionalisme guru di pemkot Tangerang, Jumat (25/5).
 
Menurut Zaenuddin, sebanyak 80 persen guru yang sudah bergelar S1 ini merupakan prestasi yang luar biasa. Karena secara nasional pencapaian setinggi itu bisa diraih dalm kurun waktu 10 tahun. Tapi di Kota Tangerang bisa dicapai dalam empat hingga lima tahun.
 
"Jadi guru itu tak mudah. Mereka harus memiliki kompetensi. Bagi guru SD harus lulusan SPG, sedangkan untuk SMP hingga SMA harus lulusan Sarjana Ilmu Keguruan," ucap Zaenuddin.
 
Selain memenuhi persyaratan tadi, para guru juga dibekali bagaimana cara mengajar, metode pengajaran, dan psikologi. Dengan pembekalan seperti itu diharap kualitas guru terjaga, dan hasilnya terhadap anak didik menjadi optimal. "Karena seorang guru itu tak sekadar bisa mengajar. Mereka juga harus bisa membuat perencanaan, evaluasi, dan tindak lanjut dari perencanaan itu," tandasnya.(RAZ)

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill