Connect With Us

Pemulung di TPA Rawa Kucing Akan Dibuatkan Rusun?

| Jumat, 25 Mei 2012 | 18:22

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang akan memberdayakan ratusan pemulung yang berada di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, dengan membuatkan rumah susun (Rusun) sebagai tempatmereka tinggal. Pasalnya, selama ini mereka selalu mendirikan tempat tinggal di TPA sehingga membuat semerawut.
 
“Kita sudah mengirimkan surat ke Menpera (Menteri Perumahan Rakyat) untuk dibantu membuatkan Rusun di sekitar TPA Rawa Kucing sebagai tempat tinggal bagi pemulung disana.Karena sebenarnya keberadaan mereka itu bermanfaat untuk membantupetugas memilah sampah,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Jumat (25/5).
 
Menurut Arief, meski keberadaan mereka membuat semerawut TPA, namun  tidak bisa diusir begitu saja. Sehingga Pemkot berencana untuk merelokasi mereka. “TPA itukan tempat mereka mencari nafkah. Dari pada diusir, lebih baik kita tertibkan dengan memberi tempat yang layak,” pungkasnya.
 
Selain itu, menurut Arief, dalam rangka program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi di dalam metode pengolahan sampah di Kota Tangerang, pihaknya juga memberdayakan warga eks penderita kusta untuk dijadikan petugas kebersihan seperti penyapu jalan dan pengangkut sampah. "Program ini sudah kami jalankan sudah lama dan hingga 2012 ini jumlah eks penderita kusta yang bekerja mencapai 1.000 orang,"ungkapnya.(RAZ)

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill