Connect With Us

Jelang Vonis, Eks Dokter RSUD Tangerang Berharap Hakim Punya Hati Nurani

| Kamis, 5 Juli 2012 | 13:11

Persidangan mantan dokter RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG - Jelang putusan hakim, yang akan dibacakan pada Selasa (17/7) mendatang, Ira Simatupang, terdakwa kasus perkara tindak pidana UU 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengaku pasrah.

"Saya yakin hakim punya hati nurani dan akan memutus kasus ini seadil-adilnya. Apapun keputusannya akan saya terima sebaik-baiknya," kata dr Ira Simatupang yang juga mantan dokter kandungan di RSUD Kabupaten Tangerang usai sidang lanjutan perkaranya, di Ruang Sidang Prof. Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (5/7).

Menurutnya, ia yakin bahwa putusan hakim akan mengakomodir pembelaan yang diajukan kuasa hukumnya. Terlebih, dalam fakta persidangan banyak hal yang meringankannya. "Saya masih yakin tidak bersalah. Dan saya yakin akan bebas. Meskipun semua putusan saya serahkan kepada hakim," tandasnya.

Sementara itu dalam persidangan dengan agenda pembacaan Duplik, I Putu Ponti Sagara, Kuasa Hukum Ira Simatupang membeberkan, pihaknya tetap bersandar pada pembelaannya. Diantaranya, bahwa Ira tidak pernah mengirimkan email, meskipun ratusan jumlahnya kepada khalayak umum.

"Terdakwa hanya mengirimkan email kepada orang tertentu dan bersifat pribadi. Untuk itu, kami berharap dan memohon agar hakim memutus perkara ini seadil-adilnya, dan membebaskan terdakwa dari semua tuntutan. Kecuali hakim memiliki pandangan berbeda atas pekara ini," pintanya di dalam persidangan.

Jaksa Panuntut Umum (JPU) Rosmalina usai persidangan mengatakan, pihaknya tetap bertahan pada tuntutannya. Dia berharap fakta hukum bahwa ada pencemaran nama baik melalui pengiriman ratusan email diputus sesuai dengan fakta dalam persidangan. "Tuntutan kami selama 6 bulan pidana kurungan penjara tetap kami pertahankan. Kami pun minta majelis hakim memutus seadil-adilnya," singkatnya.

Ketua Majelis Hakim Ridwan Ramli mengatakan, setelah seluruh rangkaian persidangan dijalani, pihaknya akan memutus perkara ini pada Selasa (17/7) mendatang. "Sidang kami tutup dan akan kami buka kembali pada Selasa (17/7) dengan agenda vonis," singkat Ridwan yang juga Ketua PN Tangerang, seraya mengetuk palu sidang penutupan. (KUN)

OPINI
Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Setahun terakhir harga beras terus mengalami kenaikan tinggi, bahkan kenaikan harga beras di tahun 2023 nyaris 20% dibandingkan dengan harga sebelumnya.

PROPERTI
Insentif PPN DTP Berlanjut, Purinusa Group Gaspol Bangun 651 Unit Rumah di Tangerang

Insentif PPN DTP Berlanjut, Purinusa Group Gaspol Bangun 651 Unit Rumah di Tangerang

Jumat, 23 Februari 2024 | 20:17

Pemerintah resmi memperpanjang program insentif pajak pertambahan nilai atas penyerahan rumah ditanggung pemerintah (DTP) 100%.

BISNIS
2 Pekan Lagi Ramadan, Simak 5 Ide Jualan Minuman Takjil Buka Puasa

2 Pekan Lagi Ramadan, Simak 5 Ide Jualan Minuman Takjil Buka Puasa

Senin, 26 Februari 2024 | 11:53

Dalam menjalankan bisnis kuliner, terutama pada momen buka puasa, ide kreatif dalam penyajian takjil bisa menjadi kunci sukses.

HIBURAN
Disebut Spesial, Ini 5 Fakta Unik Orang Kelahiran 29 Februari 

Disebut Spesial, Ini 5 Fakta Unik Orang Kelahiran 29 Februari 

Senin, 26 Februari 2024 | 08:16

Februari merupakan bulan unik lantaran memiliki tanggal 29 yang hanya muncul setiap 4 tahun sekali.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill