Connect With Us

Warga Miskin Wajib Dibuatkan Rumah Layak

| Kamis, 2 Agustus 2012 | 17:19

Mahdi anggota DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / dira)


Reporter : Rangga Zuliansyah 
 
TANGERANG-Warga miskin di Kota Tangerang akan dibuatkan rumah layak agar bisa hidup dengan tengang dan nyaman. Program tersebut tengah dikaji dalam didalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kota Tangerang tentang Penanggulangan Kemiskinan.
 
“Warga miskin yang berdomisili di Kota Tangerang wajib mendapat tempat tinggal yang layak. Baik itu orang jalanan ataupun gelandangan. Karena tempat tinggal merupakan kebutuhan utama,” kata Anggota Pansus Raperda Penanggulangan Kemiskinan TB Mahdi, Kamis (2/8).
 
Menurutnya, pemberian rumah layak tersebut dimasukan dalam program bedah rumah yang tengah dicanangkan Pemkot Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum. “Saat ini Raperda sudah hamper selesai dikaji dan siap diparipurakan,” ungkapnya.
 
Selain wajib mendapatkan rumah, tambah Mahdi, dalam Raperda tersebut juga diatur agar warga miskin diprioritaskan mendapat pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis hingga tingkat SMA. Tak hanya itu, warga yang sudah tinggal minimal selama dua tahun di Kota Tangerang akan diberikan KTP gratis.
 
“Saat ini ada sekitar 10 ribu warga miskin di Kota Tangerang. Nanti kita minta Disukcapil mendata mereka untuk mendapat fasilitas gratis tersebut,” katanya.
 
Menurut Mahdi, meski Pemkot telah membuat program pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi seluruh masyararakat, namun dengan Raperda tersebut akan diatur secara spesifik agara program tersebut dirasakan masyarakat secara merata.
 
“Yang pasti kita prioritaskan warga miskin dulu. Anggaran Kota Tangerang untuk kesehatan dan pendidikan gratis untuk warga sangat besar. Untuk kesehatan saja mencapai Rp 50 miliar. Kita ingin agar anggaran itu terserap 100 persen,” tuturnya.
 
Mahdi menjelaskan perlu adanya Perda penanggulangan kemiskinan ini untuk mengurangi parameter standar miskin versi Badan Pusat Statistik (BPS) di Kota Tangerang.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Selasa, 22 September 2026 | 22:27

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill