Connect With Us

Penumpang di Terminal Poris Plawad Meningkat 24 persen

| Senin, 13 Agustus 2012 | 17:38

Terminal Poris Plawad Cipondoh, Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Jumlah penumpang yang akan mudik pada Lebaran 2012 melalui Terminal Poris Plawad Kota Tangerang diprediksi meningkat sekitar 15-24 persen, jika dibandingkan dengan tahun lalu. Selama kurun waktu 14 hari, atau H-7 hingga H+7, jumlah penumpang diprediksi mencapai 68.000 orang, dari sebelumnya 52.000 orang.
 
Hal itu dikatakan Kepala UPT Terminal Poris Plawad Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Endang Romza, saat pembukaan posko lebaran, Senin (13/8). Menurutnya, pada H-7 kemarin tercatat ada 217 bus yang diberangkatkan dengan jumlah penumpang sekira 4500, sedangkan pada H-6 turun menjadi 200 bis dengan jumlah penumpang kurang dari 4.000
 
“Jumlah penumpang saat ini turun, tapi pada hari berikutnya akan naik lagi. lonjakan arus mudik akan terjadi pada H-3 atau pada tanggal 16 Agustus 2012,” katanya.
 
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Endang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan armada bus, untuk tujuan Pulau Jawa sebanyak 400 unit dengan rincian 300 bus operasional dan 100 bus untuk cadangan. “Sedangkan untuk tujuan Pulau Sumatera tersedia 25 bus,” katanya.
 
Endang menjelaskan, untuk tarif bus kelas ekonomi tujuan Pulau Jawa, batas tarif bawah Rp 86 per Kilometer dan batas tarif atas Rp 139 per Kilometer. Untuk tujuan pulau Sumatera batas tarif bawah Rp 95 per Kilometer dan batas tarif atas Rp 154 per Kilometer.
 
“Kita akan memperketat pengawasan terhadap tarif bus kelas ekonomi. Jika pengusaha angkutan melanggar ketentuan tersebut, sanksi akan diberikan oleh Direktorat Jendral Perhubungan mulai dari teguran sampai pembekuan trayek,” pungkasnya.
 
Sementara itu Dini, 30, salah satu penumpang yang hendak mudik ke Pacitan, Jawa Timur mengaku memilih pulang pada H-6 agar menghindari penumpukkan dan kemacetan di Jalan. "Mumpung anak saya sudah liburan mas, jadi lebih baik pulang sekarang," ujarnya.
 
Ketika ditanya mengenai tarif Dini mengaku, harga tiket ke Pacitan mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika pada hari biasa hanya Rp 180 ribu sekarang naik menjadi Rp 260 ribu. "Ya meskipun berat terpaksa saya beli juga mas, karena cuma setahun sekali bisa bertemu keluarga di kampung halaman," pungkasnya.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

NASIONAL
ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45

Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill