Connect With Us

Sebelum Sekolah, Alawy Sempat Memandangi Ayahnya

| Selasa, 25 September 2012 | 17:29

Alawy Yusianto Putra, 15, korban tawuran pelajar ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Tauri Yustianto, 64, ayah Alawy Yusianto yang tewas dalam tawuran pelajar di Bulungan, mengaku sebelumnya tidak punya firasat terkait musibah tersebut. Namun, Alawy sempat memandangnya agak lama, sebelum berangkat sekolah, pada Senin (24/9) pagi.
 
“Biasanya kalau mau berangkat sekolah dia memanaskan motor dulu, terus jalan. Tapi kemarin, dia ngeliatin saya lama banget. Lalu saya tanya, kenapa kamu mandang bapak, bukannya sekolah? Kemudian dia jawab, oh ia pak, saya berangkat dulu, Assalamualaikum,” ungkap Tauri menceritakan kejadian tersebut.
 
Tauri mengatakan, pertama kali tau kabar anaknya tewas sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, ia dikabarkan bahwa Alawy tewas akibat kecelakaan dan dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan. Lalu ia pun langsung mendatangi Rumah Sakit tersebut. “Disana saya baru diberitahukan kalau Alawy meninggal karena menjadi korban ada tawuran,” ujarnya.
 
Ia mengaku belum bisa terima kematian anaknya. Tauri meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang membunuh Alawy dan memproses hukum. “Saya harapkan poses hukum tetap berlaku. Kalau keluarga pelaku minta maaf, ya saya maafkan, tapi harus tetap diproses hukum,” katanya.

HIBURAN
Program Liburan Sekolah di Hotel Episode Gading Serpong Pererat Hubungan Orang Tua-Anak

Program Liburan Sekolah di Hotel Episode Gading Serpong Pererat Hubungan Orang Tua-Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43

Memasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill