Connect With Us

1.300 Km Jalan di Kota Tangerang, yang Rusak diklaim 2 Persen

| Minggu, 11 November 2012 | 16:27

Jalan menuju kantor Bupati Tangerang tampak rusak parah. (tangerangnews / dens)

Reporter : Dira Derby
 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang mengklaim dari 1.300 Km jalan yang menjadi kewajiban pemerintah dalam memperbaiki dan merawatnya, hanya 2 persen yang rusak. Itu dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kota Tangerang Karsidi.
 
"Itu hanya jalan kota Tangerang saja ya, belum termasuk jalan Provinsi atau nasional. Hanya sedikit yang rusak 2 persen saja," kata Karsidi, Minggu (11/11).
 
Lalu ditanya soal kapan perbaikan jalan yang hanya tersisa dua persen itu, Karsidi mengaku, dalam programnya tidak pernah berhenti memperbaiki dan memelihara jalan.
 
"Kalau pemeliharaan kan continue terus, jadi memang terkesan tidak akan selesai jalan rusak. Karena ketika kita perbaiki jalan yang rusak di sini, nanti yang rusak bergantian di sana. Tetapi prinsipnya kita terus bekerja," ujar Karsidi.
 
Mengenai keluhan warga Kota Tangerang terkait permohonan agar Pemerintah Kota Tangerang memperbaikin jalan provinsi yang hanya sedikit kerusakannya, Karsidi menolaknya. Dia mengaku tidak berani memperbaikinya.
 
"Ya walau pun hanya lubang kecil, kami tidak berani. Nanti menyalahi anggaran, dan kami yang terkena salah itu. Walau pun sebenarnya kita mampu memperbaikinya," kilah Karsidi.

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

OPINI
Refleksi Iduladha: Apa yang Sudah Kita Kurbankan?

Refleksi Iduladha: Apa yang Sudah Kita Kurbankan?

Jumat, 29 Mei 2026 | 18:23

Hari ini kita berkumpul di hari yang Agung. Hari pengorbanan, hari ketundukan hamba kepada Sang Khalik Allah Swt., hari raya Iduladha. Iduladha bukan sekadar tentang hewan kurban, juga bukan sekadar takbir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill