Connect With Us

KPU Tangerang Didesak Parpol Segera Tetapkan Tahapan Pikada

| Rabu, 6 Februari 2013 | 19:53

Kantor KPU Kota Tangerang. (tangerangnews / deddy)

 

TANGERANG-Masih belum pastinya jadwal (tahapan)  penyelenggaran Pilkada Kota Tangerang 2013, membuat sejumlah parpol mendesak KPU Kota Tangerang untuk segera menyusun penetapan jadwal. 
 
       Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Hendri Zein mengatakan, hingga saat ini selaku penyelenggara pilkada, KPU belum pernah berkomunikasi kepada partai politik (parpol) terkait jadwal pilkada. "Saat ini sudah masuk Februari, namun kami belum juga dapat informasi kapan pilkada digelar,"ujar Hendri kepada wartawan Rabu (6/2).
 
       Hal ini tentunya kata Hendri akan berpengaruh terhadap persiapan partai politik dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
 
"Kami tidak ingin KPU hanya sekedar melontarkan wacana ke publik, tapi relaisasikan dengan mengundang seluruh elemen terkait mulai dari parpol, Muspida dan tokoh masyarakat,"ujarnya. 
       Dijelaskannya, masa Jabatan Walikota Tangerang, Wahidin Halim habis 16 November 2013. Sesuai aturan, enam bulan sebelum habis masa jabatan walikota, tahapan pilkada sudah harus dimulai. Itu berarti, April 2013 sudah masuk tahapan Pilkada.
 
"Saya minta KPU serius dalam hal penetapan jadwal ini, jangan sampai timbul polemik di masyarakat,"ujarnya.
 
       Selain itu Hendri juga mengatakan,KPU tidak perlu berlindung dibalik anggaran. Meskipun anggaran belum diturunkan oleh Pemkot Tangerang bukan berarti KPU tidak bisa mengundang parpol.
 
"Walau cuma diundang di kantor, saya yakin seluruh pimpinan parpol di Kota Tangerang akan hadir, karena ini menyangkut memilih pemimpin Kota Tangerang,"tegasnya. 
 
       Hal senada juga diutarakan oleh Ketua DPD PAN Kota Tangerang, Suratno Abubakar. Menurutnya, terkait penetapan jadwal pilkada ini, KPU harus terlebih dahulu berkomunikasi dahulu dengan parpol selaku psereta pilkada. "Sebagai penyelenggara, sudah seharusnya KPU bersikap proaktif," katanya. 
 
       Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain mengatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat pleno untuk menetapkan pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang. "Dalam waktu dekat, kami akan terlebih dahulu mengundang pimpinan partai politik dan muspida di Kota Tangerang untuk minta masukannya," kata Syafril, Rabu (6/2).
 
       Namun Syafril mengaku dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena hingga saat ini, anggaran pilkada belum diturunkan oleh Pemkot Tangerang."Kalau mengundang orang, ya minimal kita harus sediakan snack. Rencananya sih Jumat (8/2), kami akan mengundang. Tapi itu semua tergantung dari anggaran yang tersedia,"pungkasnya.(DRA)
 
 
WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill