Connect With Us

UN Tahun ini, Wali Kota Tangerang Akui Terburuk

| Selasa, 16 April 2013 | 18:37

Wahidin Halim (tangerangnews / dens)

TANGERANG-Kasus kekurangan soal dan keterlambatan kehadiran soal di sekolah, pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di Kota Tangerang membuat Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim menilai pelaksanaan UN tahun ini paling terburuk dari tahun-tahun sebelumnya.

“Walaupun Pemkot telah melakukan penanganan teknis sesuai operasional prosedur yang berlaku. Namun, hal ini setidaknya akan merusak motivasi dan konsentrasi anak didik, yang sedang mengikuti ujian nasional pada tahun ini,” kata Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim, Selasa (16/4/2013).

Wahidin mengatakan, bila sudah seperti ini kondisinya, maka lebih baik kembalikan saja anak didik kepada kejujuran dan nilai-nilai kepatuhan.

“Ajarkan saja kejujuran dan nilai-nilai kepatuhan pada anak-anak didik kita, sebagai generasi penerus ini. Bukan malah diberikan cara-cara yang semakin prosedural dengan model soal yang justru menjadikan banyak kesalahan teknis, dan kekeliruan dalam distribusi dan pembagian kepada siswanya,” tegasnya.

Menurutnya,  pelaksanaan UN kali ini juga tidak didukung dengan persiapan yang matang, sehingga distribusi soal waktunya sangat pendek, dan  panitia pusat juga tidak melakukan cek and re chek kembali, sehingga terjadilah naskah soal yang kurang, atau tertukar. (RAZ)
TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill