Connect With Us

Komentari Baliho Cawalkot, Wahidin: Tolong Hargai Saya!

| Kamis, 18 April 2013 | 18:01

Wali Kota Tangerang Wahidin Halim saat apel. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Wahidin Halim menganggap pemasangan spanduk atau baliho para calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang telah meruksa etika politik.

"Saya lihat figur balon wali kota Tangerang ini sekitar 12-an orang. Dan saya minta kepada para balon, baik yang datang di acara ini atau tidak,  agar tidak memasang atribut sebelum massanya. Karena selain  dapat mengotori. Juga dapat  merusak etika politik  di Kota Tangerang Ini," katanya, Kamis (18/04).

Karena, kata Wahidin Halim yang akan mengakhiri masa jabatannya itu, pihaknya meminta maaf kepada para balon yang telah memasang atribut-atribut tersebut. Sebab beberapa waktu lalu atribut-atribit itu  terpaksa dibersihkan.
 
"Maaf jika kami  membersihkan atribut-atribut itu ," kata Wahidin Halim.

Itu dilakukan, tambahnya  supaya  antara balon dan pihaknya saling menghargai.
"Tolong hargai saya juga. karena massa jabatan saya sebagai Walikota Tangerang masih ada," kata Wahidin Halim.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, meskipun beberapa waktu lalu Pemda Kota Tangerang melalui satpol PP- nya melakukan razia dengan cara menurunkan atribut-atribut balon. Namun, saat ini atribut-atribut tersebut bermunculan kembali di jalan-jalan protokol maupun pemukiman-pemukiman warga di Kota Tangerang. (CAK)
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill